Ketik disini

Metropolis

AP I Masih Berhitung

Bagikan

MATARAM – PT Angkasa Pura (AP) I rupanya belum memutuskan untuk membayar aset Pemprov NTB senilai Rp 106 miliar di Lombok International Airport (LIA). Meski sudah masuk dalam rencana pendapatan APBD NTB 2017, namun pihak AP masih berhitung.

General Manager PT AP I LIA, I Gusti Ngurah Ardita mengaku, pihaknya masih menunggu keputusan direksi sebelum membayar aset senilai Rp 106 miliar itu.

Ia menjelaskan, pembelian aset masih dalam proses, karena ada tahapan yang harus tetap dilalui. Mulai dari appraisal hingga persetujuan manajemen pusat. ”Masih sedang kita koordinasikan untuk penyelesaiannya,” kata Ardita, Kamis (23/2).

Ia menjelaskan, pihaknya baru saja menyeleaikan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2017. Program itu sudah masuk dalam rencana kerja dan tinggal menunggu implementasinya.

Terkait nilai, masih akan dibahas bersama direksi di pusat, sehingga ia belum bisa menyimpulkan apakah AP I setuju atau tidak dengan nilai yang ditawarkan pemerintah.

”Kita belum sampai di situ, tapi tim ini tetap,” katanya.

Ia menjelaskan, ada proses di PT AP yang harus dilalui. Sekarang mereka baru selesai membahas RKA 2017. Setelah RKA ditandatangani direksi, pihaknya menyiapkan untuk progres pelaksanaannya.

PT AP I LIA sendiri tentu ingin pembelian aset itu segera terealisasi, tapi pihaknya tidak mau mengabaikan proses yang ada di perusahaan. ”Kalau saya, semakin cepat maka semakin baik,” katanya.

Ardita mengatakan, dalam rangka meningkatkan pelayanan, PT AP I LIA tahun 2017 memiliki beberapa program untuk perbaikan infrastruktur, baik secara kualitas maupun kuantitas. Pertama, pihaknya akan membangun tambahan dua apron atau tempat parkir pesawat.

Di mana saat ini, LIA baru memiliki 10 apron sehingga dengan penambahan ini akan menjadi 12 tempat parkir pesawat.Penambahan dua apron ini, diharapkan bisa menapung pesawat besar.

Total dana yang disediakan yakni Rp 8 miliar termasuk untuk perencanaanya. Kemudian, untuk infrastruktur lain, PT AP I akan melakukan penataan terminal sehingga ada perubahan-perubahan. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka