Ketik disini

Tanjung

Ginjal TKW KLU Hilang di Qatar

Bagikan

TANJUNG – Sri Rabitah, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Lokok Ara, Desa Sesait, Kayangan terkejut saat memeriksakan dirinya ke RSUD Tanjung. Karena dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, salah satu ginjal Sri sudah tidak ada. Diduga ginjal Sri diambil tanpa sepengetahuannya saat bekerja di Doha, Qatar.

Kepala Kesbangpol Lombok Utara H. Muhammad yang dikonfirmasi membenarkan informasi ini. Pihaknya sudah mengutus petugas dari Kesbangpol untuk mengorek keterangan dari Sri. ”Tadi sudah ada petugas yang ke rumah Sri langsung,” ujarnya saat ditemui di Gili Trawangan, kemarin (24/2).

Dari informasi yang diperoleh, pada 2014 tepatnya setelah kembali dari Malaysia, Sri ditawari bekerja ke Abu Dhabi oleh Ulfah asal Akar-Akar. Sri pun melakukan pemeriksaan kesehatan di Mataram dan dinyatakan lulus.

Setelah dinyatakan lulus tes kesehatan, Sri dibawa ke salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja di Jakarta untuk menjalani pelatihan penempatan kerja di Abu Dhabi. ”27 Juni 2014, Sri bersama 22 orang diberangkatkan ke Abu Dhabi, Qatar,” katanya.

Seminggu di Qatar, Sri dibawa majikannya yang beralamat di Doha, Qatar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan karena dianggap lemah. Sri pun dibawa ke ruang operasi dengan alasan untuk mengangkat penyakitnya. ”Di ruang operasi itu Sri dibius hingga tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Selanjutnya, Sri dikembalikan ke perusahaannya seminggu setelah dioperasi karena dianggap tidak bisa bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Sampai di perusahaan tersebut Sri sempat mengalami tindakan kekerasan. Bahkan Sri harus berpindah-pindah majikan dengan alasan Sri tetap harus bekerja. ”Sri akhirnya dikirim pulang tanpa digaji dan hanya sampai Surabaya saja. Di Surabaya dia ditolong orang dan dibawa kembali ke Lombok,” jelasnya.

Sekitar Juli 2014, Sri tiba kembali di rumahnya dan beraktivitas seperti biasa. Namun kondisi tubuhnya tidak seperti biasa dan sering mengalami sakit. Akhirnya tiga tahun kemudian, tepatnya 22 Februari lalu, Sri pun memeriksa kesehatan di RSUD Tanjung.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Sri ternyata sudah kehilangan ginjal sebelah kanannya dan diganti dengan pipa plastik. ”Itu hasil rontgen di RSUD. Untuk lebih jelas, dia akan menjalani pemeriksaan di RSUP NTB awal Maret nanti,” katanya.

Dengan kejadian ini, Muhammad mengaku akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk langkah selanjutnya. Terpisah, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Lombok Utara Agus Tisno yang dikonfirmasi koran ini mengaku belum mendapat informasi terkait hal ini. ”Nanti kita cek kebenarannya,” ujarnya.

Jika memang ada kasus seperti ini, pihaknya akan mencari keterangan lebih lengkap dari perusahaan yang memberangkatkan Sri. Selain itu, pihaknya juga akan mencari tahu apakah Sri berangkat secara resmi atau tidak. ”Kalau memang dia berangkat resmi tentu kita akan cari perusahaan yang memberangkatkannya,” pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka