Ketik disini

Praya

Jangan Asal Masuk Rumah Istri Orang

Bagikan

PRAYAA�– Gara-gara masuk rumah perempuan yang ditinggal suaminya bekerja di luar negeri, AH (inisial-red) warga Dusun Sengkol Satu Desa Aik Darek, Batukliang Lombok Tengah harus berurusan dengan awiq-awiq (aturan adat) desa setempat. Ia diminta tampil dihadapan jamaah salat Jumat di Masjid Nur Mujaddidi, guna membacakan surat permohonan maafnya.

a�?Sanksi desa ini kami terapkan, karena diduga bersangkutan melanggar adat.a�? Kata Kepala Desa (Kades) Aik Berik H Hasan, kemarin (24/2).

Persoalan itu terjadi, terang Hasan pada Agustus tahun 2016 lalu. AH diduga masuk ke rumah NI, guna memperbaiki komputer. Sementara, perempuan 35 tahun tersebut sudah memiliki suami yang tengah berkerja di Brunei Darussalam. Saat itu, beberapa warga melihat keduanya di dalam rumah.

Namun, kata Hasan warga tidak sempat melihat langsung, apa saja yang dilakukan keduanya. Kendati demikian, warga merasa keberatan, hingga mereka sepakat menjatuhkan sanksi adat.

A�a�?Etikanya memang, kita tidak boleh masuk rumah istri orang, tanpa seizin suami atau keluarga terdekat,a�? ujarnya.

Untuk itulah, pihaknya menginginkan permasalahan yang menimpa AH menjadi pelajaran bagi semua, khususnya warga di Desa Aik Darek. Terlebih, di desa yang bertetangga dengan Desa Mantang tersebut, sudah seringkali terjadi kasus yang sama.

a�?Dulu pernah warga menggerbek dugaan perselingkuhan, masing-masing memiliki suami dan istri. Ada-ada saja,a�? sesal Hasan.

Kali ini, menurutnya tidak terlalu parah. Namun, lagi-lagi harus menjadi pelajaran. Agar tidak menjadi polemik berkepanjangan, pihaknya mengundang keluarga dan kerebat terdekat kedua pasangan tersebut di kediamannya, Kamis malam (23/2). Alhasil, suami NI yang beberapa minggu lalu pulang dari rantau, memberikan maaf kepada AH. Hanya saja, NI dicerai talak satu.

Catatan lain, kata Hasan AH wajib menyampaikan permohonan maaf dihadapan warga Dusun Sengkol Satu, usai salat Jumat (kemarin). Jika tidak, maka akan dijatuhi sanksi yang lebih keras lagi.

a�?Alhamdulillah, semuanya sudah berdamai, tidak ada masalah lagi,a�? ujarnya.

Pantauan Lombok Post, begitu salat Jumat beberapa perempuan dan anak-anak nampak mendatangi masjid, mereka menyaksikan bagaimana awiq-awiq desa itu ditegakkan dari kejauhan.

A�Di Masjid hanya AH yang datang, sementara NI tidak terlihat di masjid yang baru direhab tersebut. Warga pun secara seksama mendengarkan dan menyaksikan pernyataan permohonan maaf bersangkutan.

a�?Yang penting, mari kita jaga anak-anak kita semua, jaga istri dan suami masing-masing,a�? sambung Hasan.

Jika permasalahan yang sama dilakukan lagi, tekan Hasan maka warga sepakat akan melakukan pengusiran dan tidak boleh menginjak desa selama tiga tahun.

a�?Pada prinsipnya, kedua belah pihak sudah berdamai hitam di atas putih. Jika ada yang melanggar, maka sanksi hukum menunggu,a�? cetus Babinkamtibmas Desa Aik Darek Bripka Roni Riswandi.

Dengan adanya surat pernyataan bersama itu juga, tambah Roni maka tidak diperkenankan untuk memperpanjang masalah, selesai setelah keluar dari masjid.

A�a�?Saya atas nama pribadi menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya. Saya berjanji, tidak akan mengulangi,a�? lanjut HA.

Usai membacakan surat permohonan maaf AH langsung menyalami para tokoh agama dan masyarakat sebelum, meninggalkan masjid.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys