Ketik disini

Bima - Dompu

Siswa Tawuran, Satu Warga Diamankan

Bagikan

DOMPU – Aksi tawuran siswa kembali terjadi di dunia pendidikan Dompu. Kali ini, tawuran antar kelompok siswa di SMAN 1 Kecamatan Hu’u.

Mirisnya, aksi tawuran siswa SMA di Desa Sawe itu berlangsung selama tiga hari. Sejak Selasa hingga Kamis (23/2). Akibatnya, aktivitas belajar mengajar siswa setempat terganggu.

Dalam insiden itu,A� anggota Polsek Hu’u berhasil mengamankan Haryanto, warga Desa Adu. Dia ditahan lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat tawuran berlangsung.

Kapolsek Hu’u Adhar menjelaskan, keributan terjadi karena persoalan sepele. Dua siswa setempat, Agus dan Irfada terlibat cekcok pada Selasa (21/2) lalu. Dalam kerjadian itu, keduanya nyaris berantam. Bahkan Irfada sempat mengambil sepotong kayu untuk melindungi diri.

Meski sudah dilerai, rupanya kejadian itu berbuntut. Kamis (23/2), Irfada kembali mencari Agus di sekolah. Dia masih merasa kesal melihat Agus yang sempat memegang kayu saat insiden Selasa lalu.

Tidak lama mencari, Irfada menemukan Agus sedang duduk di kantin sekolah. Tanpa basa basi, dia bersama temannya langsung mengeroyok Agus.

Buntutnya, sejumlah teman Agus menyerang balik Irfada dan teman-temannya. Aksi tawuran dua kelompok siswa pun tidak terelakkan. Namun kejadian itu tidak berlangsung lama, cepat dilerai beberapa guru setempat.

Tidak sampai di situ, aksi tawuran kembali terjadi usai pulang sekolah. Tawuran diwarnai aksi pelemparan batu hingga di perkampungan warga. Sejumlah warga dibuat resah, bahkan ada yang terkena lemparan.

Aksi tawuran saat itu tidak berngsung lama, karena pihak polsek cepat turun ke lokasi, membubarkan siswa tersebut. Pada saat itu, polisi berhasil mengamankan Haryanto. Sementara siswa berhasil kabur.

“Haryanto kita tahan, karena kedapatan membawa senjata tajam,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, Haryanto tidak terlibat langsung dalam tawuran tersebut. Ia hanya kesal, karena terkena lemparan saat aksi tawuran berlangsung.

“Dia tidak menyebutkan siapa nama siswa yang melemparinya. Meski begitu, dia tetap ditahan,” tegasnya.

Adhar berharap, kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Peran masyarakat, khususnya orang tua untukA� menjagaA� dan mengawasi anak-anak. Memberikan bimbingan supaya tidak main hakim sendiri.

“Begitu juga dengan masyarakat umum, jangan sampai terlibat dalam masalah anak anak. Saya akan tindak tegas siapapun yang ikut campur. Jika ada masalah, segera lapor polisi,” pungkasnya. (jw/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys