Ketik disini

Bima - Dompu

Paguyuban Flabomora NTT Datangi Polres

Bagikan

KOTA BIMAA� a�� A�Paguyuban Flabomora NTT, Juma��at (24/2) silaturrahmi ke Polres Bima Kota. Kedatangan mereka mempertanyakan perkembangan penanganan kasus penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Tanjung Kota Bima satu pekan lalu.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), silaturrahmi tersebut berlangsung di ruang loby Polres Bima Kota sekitar pukul 09.00 Wita.

A�Silaturahmi tersebut Dihadiri oleh Paguyuban Flabomora NTT, Persatuan Guru Olahraga Kota Bima, Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail A�dan jajaran perwira Polres Bima Kota lainnya.

Dihadapan anggota paguyuban dan guru olahraga, Kapolres Bima Kota Ahmad Nurman menjelaskan, terkait kasus penikaman warga Labuan Bajo siswa SMKN 1 Kota Bima, pihak kepolisian telah mengantongi nama pelaku.

Namun hingga saat ini, pihak kepolisian terus berupaya melakukan pencarian terhadap pelaku dan sudah melakukan koordinasi lintas polres.

a�?Nama-nama pelaku sudah masuk sebagai DPO kepolisian. Pihak kepolisian tetap bekerja dan kami tidak membatasi waktu untuk mencari DPO,a�? jelasnya.

Terkait kekhawatiran akan keamanan bagi siswa asal Flores, pihak kepolisian berjanji akan memberikan keamanan. Dengan meningkatkan kegiatan patroli pada saat masuk sekolah. Begitu juga halnya ketika jam pulang sekolah.

a�?Mari kita fokus pada proses hukum. Kami mohon kerjasamanya dengan memberikan informasi tentang keberadaan pelaku, tidak dikembangkan pada persoalan lain yang dapat mengganggu situasi kamtibmas Kota Bima,a�? harapnya.

Sementara Ketua Paguyuban Flabomora NTT Lorens Manoa menyampaikan kekecewaannya atas kejadian tersebut. Dia mempertanyakan langkah-langkah pihak kepolisian dalam penanganan kasus itu.

Mengingat hingga saat ini, pelajar asal NTT yang ada di Kota Bima masih merasa trauma dan berharap pelaku segera ditangkap.

a�?Kami sangat berharap, para pelaku segera diamankan. Agar saudara kami yang sekolah disini bisa meresa nyaman,a�? tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Olahraga Kota Bima Ikbal Tanjung. Ia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku penikaman tersebut.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, bahwa saat ini pelaku penikaman berada di Gunung Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

a�?Sebagai jaminan mungkin pihak kepolisian bisa mengamankan orang tua pelaku,a�? tegasnya.

Terkait penanganan kasus tersebut, Kapolsek Rasanaa��e Barat Kompol Jamaluddin menjelaskan, penyidik polsek sudang mengambil keterangan enam orang saksi. Sementara untuk orang tua pelaku, sudah dilayangkan surat panggilan untuk dimintai keterangannya.

a�?Langkah lain yang kami lakukan dibantu anggota Polres Bima Kota, mendatangi keluarga pelaku. Seperti di Sampungu, Donggo, Wera bahkan sampai di Kabupaten Dompu. Untuk mengungkap keberadaan pelaku, Polri tetap melakukan upaya pencarian,a�? pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juma��at siang (17/2) terjadi kasus penikaman di Kelurahan Tanjung. Jumlah korban sebanyak tiga orang, satu meninggal dunia, satu luka berat dan satu orang luka ringan. Tiga korban merupakan warga Labuan Bajo.

Berdasarkan keterangan saksi, jumlah pelaku penikaman saat itu sebanyak enam orang. Namun pihak kepolisian belum mengatahui peran dari masing a�� masing pelaku. Karena hingga saat ini, keenam pelaku belum berhasil ditangkap. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka