Ketik disini

NASIONAL

Tenda Armina Dibangun Ulang

Bagikan

JAKARTAA�a�� Tim panita kerja (panja) biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2017 baru saja pulang dari Arab Saudi. Di antara tugas mereka di sana adalah meninjau langsung perkembangan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2017. Hasil rekomendasinya menjadi rujukan penetapan ongkos haji.

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong menuturkan tim panja yang memantau teknis ke lapangan terdiri dari dua kloter. Masing-masing terdiri dari 15 orang. a��a��Saya tim pertama sudah pulang. Tim kedua pulang sekitar 15 Maret,a��a�� katanya di Jakarta kemarin (24/2).

Ali mengatakan, ada kabar baik dan kurang menggembirakan dari hasil kunjungan itu. Di antara kabar baiknya adalah sudah ada peningkatan kualitas tenda jamaah saat masa Armina. Ali mengungkapkan sebanyak 5.350-an unit tenda jamaah haji Indonesia sudah dibangun ulang dengan kualitas yang lebih baik.

Sementara itu aspek yang masing menghawatirkan adalah urusan katering. Ali mengingatkan bahwa jumlah jamaah tahun ini naik cukup besar dibandingkan tahun lalu. Jumlah jamaah reguler tahun lalu adalah 155.200 orang. Sementara tahun ini naik menjadi 204 ribu jamaah. a��a��Tentu buku kapasitas katering yang bertambah juga,a��a�� jelasnya. Apalagi Kementerian Agama (Kemenag) berencana menambah frekuensi pemberian katering di Makkah dari 24 kali menjadi 26 kali. Ali mengatakan tim teknis urusan konsumsi dari Kemenag harus benar-benar memperhitungkan dengan cermat.

Ali tidak ingin jamaah mendapat masalah gara-gara menerima katering yang sudah basi. Atau pendistribusian yang terlambat karena jumlah pesanan katering meningkat tajam.

Dia mengatakan, saat ini parlemen memasuki masa reses. Meskipun begitu pembahasan BPIH 2017 tetap berjalan terus. Ali berharap ada masukan-masukan penting dari tim panja gelombang kedua. Ali menegaskan BPIH harus dibahas dengan matang. a��a��Apakah nominalnya tetap sama seperti tahun lalu. Atau naik Rp 1 jutaan seperti usulan pemerintah,a��a�� tuturnya.

Sementara itu tim Kemenag juga sudah meluncur ke Saudi. Tim pertama ini berfokus untuk urusan akomodasi jamaah di Makkah dan Madinah. Ketua Tim Penyedia Akomodasi Nasrullah Jasam mengatakan, tugas utama tim ini adalah memastikan penyediaan hotel untuk menampung 204 jamaah haji reguler. a��a��Tim langsung bekerja menyiapkan kontrak ulang (repeat order, red) kepada pemilih hotel atau pemondokan,a��a�� kata Nasrullah.

Kontrak ulang ini dikhususkan kepada hotel-hotel yang memiliki kinerja bagus selama musim haji 2016 lalu. Nasrullah mengakui untuk menampung 204 ribu jamaah, tidak cukup mengandalkan hotel-hotel hasil kontrak ulang. Dengan demikian, tim ini juga berburu (hunting) hotel lainnya.

Tim khusus akomodasi berjumlah 12 orang. Mereka berada di Saudi selama 85 hari ke depan. Nasrullah berharap seluruh pengelola hotel yang teken kontrak dengan pemerintah Indonesia, supaya menjaga integritas dan pelayanan maksimal. (wan/agm/JPG/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka