Ketik disini

Politika

Amin Masuk Radar Golkar

Bagikan

PRAYA – Mendekati penjaringan bakal calon gubernur (bacagub), aroma koalisi sejumlah partai politik (parpol) kian menguat. Beberapa parpol yang sudah mengantongi calonnya, mulai menawarkan diri untuk berpasangan. Baik sebagai calon gubernur atau wakil gubernur.

Itu terlihat dari kehadiran sejumlah parpol dalam Rakerda Partai Golkar NTB. Mereka adalah Partai NasDem, PDIP, PKB, dan PPP versi Djan Faridz.

Seperti diketahui, seluruh DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-NTB sepakat mengusulkan HM Suhaili FT sebagai kandidat bakal calon gubernur NTB 2018-2023. Namun untuk bisa mengusung Suhaili, Golkar perlu berkoalisi. Karena di DPRD NTB, Golkar hanya memiliki 11 kursi. Butuh satu kursi lagi untuk bisa mengusung cagub dan cawagub.Sehingga, parpol-parpol lainnya mendekat ke partai berlambang pohon beringin tersebut.

Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai Golkar H Setya Novanto mengatakan, partainya pasti berkoalisi. Namun siapa yang diajak berkoalisi, akan ada waktunya.

Sedangkan, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat mengatakan, hingga kini pihaknya belum menentukan siapa calon yang akan diusung. Meski nama sang istri Hj Putu Selly Andayani digadang-gadang bakal maju di Pilgub NTB 2018 mendampingi HM Suhaili FT.

a�?Belum, belum, nanti sebulan lagi kita kabarkan,a�? tandas Rahmat usai menghadiri pembukaan Rakerda Partai Golkar di Lapangann Muhajirin, Praya, Loteng, Sabtu (25/2).

Lantaran, saat ini partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih itu belum membentuk tim Desk Pilkada 2018. Meski demikian, PDIP sangat terbuka kepada tokoh atau figur dan kader mana pun yang ingin maju bersama PDIP.

a�?Kita akan lihat juga aspirasi rakyat, siapa saja,a�? imbuhnya.

Sementara Ketua DPW Partai NasDem NTB H Muh Amin mengatakan, kehadirannya dalam Rakerda kapasitasnya sebagai undangan. Menurutnya hampir semua parpol turut hadir dalam acara tersebut. Secara pribadi sebagai ketua NasDem, ia memiliki histori bersama Golkar. Apakah NasDem akan berkoalisi atau tidak dengan Golkar, akan ada mekanisme yang harus dilalui. a�?Tidak menutup kemungkinan berkoalisi, biarkan semua berproses,a�? katanya.

Bagi Amin, dalam parpol segala hal bisa saja terjadi. Yang tadinya tidak berniat berkoalisi, bisa saja menjadi koalisi, sebaliknya pun demikian.

a�?DPP yang akan tentukan finalisasinya,a�? ujar Amin.

Menyinggung apakah kehadirannya pertanda mempersiapkan diri kembali di posisi nomor dua, Amin belum menentukan sikap. Jika ia dinilai layak maju diposisi satu, kenapa tidak maju. Pun demikian, jika ia dinilai layak kembali diposisi dua berdasarkan survei dan hitung-hitungan, Amin tak ada masalah. a�?Tidak akan ngotot lah, kita kan bisa berdamai dengan situasi,a�? tambah Amin.

Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani menambahkan, pada prinsipnya PKB akan mendukung calon gubernur dan wakil gubernur yang berpotensi menang.

Sementara Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng H Lalu Kaelan mengatakan, gambaran koalisi pasangan calon dari Lombok-Sumbawa memang ada. Termasuk nama H Muh Amin masuk dalam radar Golkar. Tetapi siapa pada akhirnya dipasangkan, masih harus dirembug lebih dulu diinternal partai. a�?Dari Sumbawa, lebih dari satu nama masuk,a�? tandasnya. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka