Ketik disini

Bima - Dompu

Anak Muda Bisa Pimpin Kota Bima

Bagikan

KOTA BIMAA� a�� A�Beberapa tokoh muda inspiratif, Sabtu (25/2) dipertemukan dalam kegiatan Silaturahmi Kepemudaan.Salah seorang tokoh muda yang sukses di bidang bisnis dihadirkan dalam kegiatan tersebut yakni owner Ulet Jaya Bima Iman Soryo Wibiwo. Dalam kesempatan tersebut, Iman menegaskan keinginannya menjadikan Kota Bima yangA� lebih baik kedepan. Karena itulah di hadapan perwakilan organisasi kepemudaan di Kota Bima, Iman menegaskan keseriusannya bertarung pada pemilihan wali kota Bima pada 2018 mendatang.

Kegiatan diskusi kepemudaan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Bima Tirta. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh KNPI Kota Bima. Mengangkat tema a�?Membidik Figur Muda Dalam Pilkada Kota Bimaa�?.

Selain owner Ulet Jaya Bima, hadir dalam silaturahmi tersebut Ketua KPUD Kota Bima Bukhari, Ketua DPC PDIP Kota Bima Ruslan, pimpinan Centra Muslim Hadi Santoso, Bendahara DPD KNPI NTB Abdul Majid, dan pemerhati media sosial Julhaidin atau yang dikenal dengan nama Rangga Babuju. Sementara peserta silaturrahmi tersebut adalah beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Bima.

Mewakili Ketua KNPI Kota Bima, Amrin Maman menyampaikan tujuan dilaksanakanya kegiatan tersebut. Yakni melihat figur muda yang berpotensi dalam pesta demokrasi Kota Bima tahun 2018 mendatang.

Amrin mengaku, pemuda berpotensi untuk menjadi pemimpin. Karena pemuda memiliki banyak ide kreatif dan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam sambutannya, Amrin menyampaikan banyak figur muda sukses yang diundang dalam kegiatan tersebut. Namun ada beberapa yang berhalangan hadir. Satu diantaranya adalah anggota DPRD Kota Bima Selvi Novia Ramayani.

a�?Kami sengaja mengumpulkan dan bersilaturahmi dengan figur muda yang berpotensi untuk menjadi pemimpin masa depan,a�? jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut Iman Soryo Wibowo berterimakasih karena diberikan kesempatan untuk hadir dan memaparkan rahasia kesuksesannya saat ini. Dalam silaturrahmi itu juga, Iman menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Kota Bima yang lebih baik kedepan.

Menurutnya, Kota Bima memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Hanya saja potensi sumber daya manusia (SDM) yang terlebih dahulu perlu ditingkatkan.

a�?Kita harus akui SDM yang kita miliki masih minim ilmu. Ini yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Kalau SDM dan potensi daerah sudah sama a�� sama maju, saya yakin kedepan Kota Bima akan jauh lebih maju lagi,a�? katanya.

Bendahara DPD KNPI NTB Abdul Majid dalam pertemuan menegaskan, generasi muda selalu menjadi sorotan nasional. Ditambah lagi ketika generasi muda berani masuk dalam kontes pilkada. Diakui Majid, peluang bagi kaum muda untuk memimpin sebuah daerah cukup besar. Para pemuda selalu berani dan tegas.

a�?Generasi muda memiliki pemikiran yang brilian dan energik dalam memberikan ide. Banyak daerah yang dipimpin oleh generasi muda dan sukses,a�? ujarnya.

Abdul Majid mengapresiasi sikap figur muda Kota Bima yang berani menonjolkan diri dan menyatakan siap untuk bertarung dalam Pilkada Kota Bima 2018 mendatang. Bagi Majid, sikap owner Ulet Jaya Bima tersebut merupakan sebuah gebrakan baru. Karena pada intinya, pemuda itu tidak boleh takut dan lemah.

a�?Kita harus akui, setiap pesta demokrasi partisipasi pemuda selalu kurang. Sehingga perlu diberikan pendidikan politik bagi generasi muda. Karena pada intinya kaum muda bosan dengan iming-iming,a�? tegasnya.

Abdul Majid sangat berharap kedepan Kota Bima bisa dipimpin oleh seorang pemuda. Karena ada beberapa kabupaten di NTB yang dipimpin oleh pemuda dan sukses.

a�?Kalau di daerah lain bisa, kenapa di Kota Bima tidak bisa,a�?katanya.

Ketua DPC PDIP Kota Bima Ruslan A�mengatakan, PDIP memberikan kesempatan bagi calon peserta pilkada untuk mendaftarkan diri ke PDIP. Menurut Parlan, PDIP tidak membatasi jumlah bakal calon yang akan mendaftar. A�Termasuk juga memberikan kesempatan pada figur muda.

a�?Kami sudah mulai membuka kesempatan bagi yang ingin melamar ke PDIP. Jumlahnya tidak kami batasi,a�? ujarnya.

Dijelaskan Parlan, bagi setiap calon yang mendaftar atau melamar akan diverifikasi terlebih dahulu. Kemudian yang lolos verifikasi akan dilanjutkan ke tingkat DPD. Kemudian DPP akan mengerucutkan satu pasangan calon untuk didukung dalam pesta demokrasi tersebut.

Parlan menegaskan, bagi pasangan calon yang melamar ke PDIP tidak mesti harus membawa mahar. Karena yang diutamakan adalah kesamaan cara pandang selama lima tahun kedepan.

a�?Untuk paslon yang mendaftar ke PDIP ada beberapa tahapan proses yang harus dilalui. Tanpa harus membawa mahar,a�? ujarnya.

Diakui Parlan, sejauh ini belum ada pasangan calon yang mendaftarkan diri secara resmi ke DPC PDIP Kota Bima. Walaupun gaung Pilkada Kota Bima sudah mulai bergema.

a�?Intinya siapapun yang ingin berkompetisi dalam Pilkada 2018 mendatang silakan mendaftarkan diri. Kami tidak membatasi paslon yang bisa mendaftar,a�? pungkasnya.(yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka