Ketik disini

Metropolis

HBY Diminta Naik Kelas

Bagikan

MATARAMA�– Bupati Dompu H Bambang M Yasin (HBY) didorong ikut bertarung pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018 mendatang. Bahkan dia dijanjikan perolehan suara di Dompu hingga 80 persen.A� a�?Itu angka minimal,a�? tegas Arafiq, tokoh masyarakat Simpasai, Dompu, menyikapi gonjang-ganjing pesta demokrasi Pilgub 2018.

Dengan dimunculkannya nama HBY di pentas politik NTB, maka komposisi warna pilkada NTB semakin ramai dan indah. Semua daerah memiliki jagoan masing-masing.

Dari Bima ada nama politisi muda Mori Hanafi. Sumbawa ada Zulkieflimansyah, Muh. Amin, dan KH Zulkifli Muhadli. Lombok Timur ada nama Ali Bin Dahlan. Lombok Tengah, Suhaeli FT dan lalu Rudy Irham Srigede. Kota Mataram Ahyar Abduh. Figur perempuan juga udah dimunculkan seperti Hj Rohmi Djalilah dan Bq Diyah Ratu Ganefi.

Kembali ke HBY, di pentas terbuka memang hingga hari ini belum disebut-sebut. Bisa jadi karena memang sejarah NTB, kerap meminggirkan Dompu. Selama satu dekade sebelum ini, Dompu tidak pernah dianggap. Kerap diposisikan sebagai daerah pelengkap dalam struktur geografis, demografis, administratif, maupun politik di NTB.

Tapi itu semua sudah berubah. Dompu di bawah pimpinan HBY telah sejajar dengan daerah lain dalam masalah apa pun. Bahkan dalam beberapa hal Dompu melampui pencapaian daerah lain di NTB. Seiring dengan itu, konfidensi masyarakat Dompu meningkat dan sudah mampu mengatakan “ini dadaku”. Dompu di bawah HBY menjelma jadi faktor penentu, tidak lagi jadi faktor pelengkap penderita.

Masyarakat Dompu mulai sadar bahwa saat ini Dompu adalah faktor penentu dalam ekonomi ataupun kontestasi politik NTB. Di mana Dompu berpihak di situlah kemenangan akan turun. “Ini sudah terbukti di pilgub yang lalu. Dompu sukses mengantarkan TGB-Amin menjadi pemenang,” ujar Arafiq.

Sebelumnya kata Arafiq, Dompu hanya memainkan peran figuran. Kini A�sudah waktunya Dompu jadi pemeran utama. “Dan saya pikir 80 persen warga Dompu sangat sadar akan fakta ini,” tandasnya.

Fenomena itu sudah terlihat. Warga Dompu tampaknya tidak tahan untuk tidak ikut menyemarakkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Kami akan minta HBY untuk ikut di pilgub NTB,” pungkas Arafiq.

“HBY figur yang kuat. Secara kualitas tidak kalah dengan figur-figur yang beredar saat ini,” tambah Ketua DPRD Dompu Yuliadin diwawancara terpisah.

Pria yang akrab disapa Bucek ini mengatakan, HBY pemimpin yang sukses dan teruji. Mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dompu ke level yang cukup tinggi. Bahkan tidak terbayangkan oleh warga NTB sebelumnya.

Dari segi daya beli, Dompu loncat menjadi nomor dua setelah Kota Mataram. Dari sisi kemiskinan terus berkurang secara signifikan seiring dengan lapangan kerja yang terbuka. Infrastruktur semakin baik.

“Ini riil. Secara nasional prestasinya sudah diakui. Saya tidak tahu kalau dari sisi elektabilitas. Kalau kualitas bisa dijamin,” tegas Bucek.

Menurut politisi muda Partai Amanat Nasional ini, jika HBY sendiri tidak keberatan melepas jabatan untuk bertarung di NTB, sebagian besar warga Dompu akan mendukung. Dan Bucek juga optimis elektabilitas HBY di Dompu mampu mencapai kisaran angka 80 persen, bahkan mungkin lebih.

Bucek juga mengajak masyarakat Dompu untuk realistis. A�Jangan memaksakan diri di posisi nomor satu. “Nomor dua realistis. Hanya saja Pertanyaan saya apa iya HBY mau melepas jabatan bupatinya. Karena dia harus mundur ketika pencalonan nanti. Bukan cuti ya,” tegasnya.

Sosok HBY di mata Bucek cukup fenomenal. Mampu mengubah Dompu secara spektakuler dalam waktu lima tahun. Program-programnya futuristik dan memberi efek ke daerah tetangganya. Dompu telah menjadi penyangga bagi daerah lain. “Bahkan sekarang Dompu ditunjuk jadi penyangga pangan nasional. Ini luar biasa,” papar Bucek.

Dan yang tidak kalah fenomenal adalah mengeluarkan Dompu dari image banjir. Dompu tidak lagi jadi langganan banjir, justru Dompu dengan sigap membantu daerah tetangga yang diterjang banjir.

“Kalau beliau bersedia, kami ikhlas mendukung beliau,” pungkas Bucek. (uba)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka