Ketik disini

Headline Sumbawa

Luapan Air Asam AMNT Tidak Berpengaruh

Bagikan

TALIWANGa��Meluapnya air asam tambang PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ternyata tidak mengurangi pasokan ikan ke sejumlah pedagang ikan yang ada di Kecamatan Maluk. Para pembeli juga tidak terpengaruh dengan isu ikan yang berasal dari daerah sekitar tambang tercemar.

Hafiz, salah seorang penjualkan ikan di pasar Maluk, Sabtu (25/2) mengatakan, pasokan ikan dari wilayah Kecamatan Sekongkang, terutama dari Desa Tongo yang masuk ke pasar Maluk tetap normal seperti biasa.

a�?a��Sejauh ini pasokan ikan dari sana masih aman. Kemarin baru saya beli dalam jumlah besar. Semuanya malah ludes terjual,a��a�� katanya.

Setiap ikan yang datang dari wilayah Tongo dan sekitarnya selama ini cukup laku di pasaran. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ikan yang didatangkan dari Pulau Lombok.

a�?a��Kalau ikan yang ini kita beli dari Lombok. Itupun tidak banyak yang laku, sebaliknya kalau ikan dari Tongo, tidak lama langsung habis diburu pembeli,a��a�� katanya menunjukkan ikan di meja jualannya.

Hafiz sendiri terbilang cukup lama menjadi pedagang ikan di pasar Maluk. Selama ini, langganannya cukup banyak memburu ikan yang diambil dari wilayah Tongo. Selain kondisi ikannya masih segar, kualitas ikan yang diambil dari wilayah Tongo jauh lebihA� baik dibanding ikan yang didatangkan dari Pulau Lombok dan wilayah sekitar.

a�?a��Yang jelas, pasokan ikan dari sana tetap ada. Pembelinya juga banyak. Sejak pagi, ikan ditempat ini habis terjual. Malah yang masih ada itu ikan yang dibeli dari Lombok,a��a�� tambahnya.

Sejumlah pedagang lain juga mengaku hal yang sama. Menurutnya, daya beli ikan masyarakat terutama di Kecamatan Maluk masih tinggi. Bahkan ikan yang dibeli itu rata-rata diambil dari wilayah Sekongkang.

a�?a��Kita tidak tahu kalau soal air asam tambang itu.Yang jelas ikan kita beli dari sana, pembelinya juga tidak pernah sepi,a��a�� tambah sejumlah pedagang lagi.

Terpisah, Camat Sekongkang Syarifuddin mengatakan, saat ini kondisi lingkungan disekitar wilayah yang sempat terdampak air air asam tambang AMNT sudah kembali normal. Hal tersebut sudah berlangsung cukup lama. Diakuinya, saat kondisi sungai diduga tercemar air asam tambang AMNT, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait sempat turun lapangan. Dalam kunjungan itu, pemerintah kecamatan melihat langsung kondisi wilayah yang diduga terdampak.

a�?a��AMNT juga sudah melakukan pemaparan langsung di hadapan pemerintah. Kondisi lingkungan saat ini juga sudah kembali normal,a��a�� katanya.

Diakuinya, terkait meluapnya air asam tambang AMNT, pemerintah kecamatan langsung meminta perusahaan segera melakukan langkah antisipasi. Kejadian luar biasa (KLB) air asam tambang AMNT ini sendiri lebih disebabkan karena kondisi cuaca. Dimana saat itu, intensitas hujan disekitar dam penampung air asam tambang tinggi.

a�?a��Kita sudah minta perusahaan melakukan upaya tanggap darurat. Kita minta mereka melakukan pemulihan terhadap lingkungan yang terdampak,a��a�� tandasnya.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga meminta AMNT intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain sosialisasi, perusahaan juga diminta setiap saat melaporkan kondisi terkait air asam tambang AMNT.

a�?a��Kita sudah sampaikan, setiap bulan mereka (perusahaan) harus memberikan laporan pemantauan air asam tambang ke dinas terkait. Mereka juga harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui kondisi yang terjadi,a��a�� pintanya.

Ditambahkanna, AMNT juga diminta untuk lebih cepat melakukan upaya tanggap darurat, termasuk langkah pencegahan untuk mengantisipasi kembali terjadinya kasus seperti ini. a�?a��Kita minta ke depan hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Karena bagaimanapun ini bisa memberikan dampak kepada masyarakat,a��a��katanya. (far/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka