Ketik disini

Tanjung

Sudah 95 Persen Rata dengan Tanah

Bagikan

TANJUNGA�– Pembongkaran bangunan di sempadan pantai Gili Trawangan masih terus berlangsung. Hingga hari ketiga (kemarin, red) hampir seluruh bangunan yang berada di sempadan pantai sudah dibongkar. a�?Sekarang sudah 95 persen,a�? ujar Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lombok Utara sekaligus Sekretaris Tim Penertiban Faisol, kemarin (26/2).

Dijelaskan, saat ini tim penertiban sedang menyisir seluruh sempadan pantai Gili Trawangan. Memang dalam prosesnya ada beberapa pengusaha yang membongkar sendiri bangunannya sejak Jumat (24/2) lalu. Sehingga tim tinggal membersihkan bangunan yang masih tersisa. a�?Bangunan yang besar-besar sudah dibongkar semua. Ini alat berat menyisir pinggir pantai,a�? katanya.

Tim menargetkan, proses pembongkaran bangunan ini akan selesai selama empat hari. Sedangkan untuk pembersihan puing-puing bangunan akan dilakukan selama 20 hari. a�?Sekarang fokus bangunan diratakan dulu. Setelah itu baru puing-puing dibersihkan,a�? ungkapnya.

Pemkab Lombok Utara menganggarkan Rp 1,3 miliar untuk pembongkaran seluruh bangunan yang berada di sempadan pantai ini. Anggaran tersebut terbagi Rp 600 juta untuk pembongkaran dan Rp 700 juta untuk pembersihan puing-puing.

Dalam proses pembongkaran, tim menurunkan 300 personel gabungan. Terdiri dari TNI, polisi, Satpol PP, dan buruh. Selain itu satu unit alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses pembongkaran.

Pascapenertiban ini pemkab sudah memiliki grand design yang akan diterapkan di sempadan pantai Gili Trawangan. Yakni, dengan membuat jalan tiga ruas. Ini diperuntukan bagi pejalan kaki, cidomo, dan sepeda. Pemkab juga akan melibatkan pengusaha dalam mendesain ulang sempadan pantai Gili Trawangan. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka