Ketik disini

Bima - Dompu

2 Ribu Nelayan Terima Asuransi Jiwa

Bagikan

A�KOTA BIMAA�– Sebanyak 2 ribu nelayan Kota Bima mendapat asuransi jiwa. Saat ini 1.266 kartu telah diberikan. Sedangkan sisanya sebanyak 734 orang nelayan akan menyusul.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima Hj Siti Zaenab mengatakan, premi satu orang nelayan per tahun sebesar Rp 175 ribu. Dari nilai tersebut, nelayan akan mendapatkan manfaat santunan kecelakaan akibat aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp 200 juta.

“Apabila meninggal dunia Rp 100 juta. SedangkanA� mengalami cacat tetap Rp 20 juta untuk biaya pengobatan,” bebernya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin (27/2).

Disamping itu, nelayan juga akan mendapatkan jaminan santunan kecelakaan pada aktivitas selain penangkapan ikan. Dengan nilai Rp 160 juta apabila meninggal dunia. Rp 100 juta apabila mengalami cacat tetap. Kemudian Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

Program asuransi ini lanjut dia, merupakan program nasional. Tujuannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan.

Program ini diharapkan dapat melindungi satu juta nelayan Indonesia. Karena kegiatan penangkapan ikan merupakan kerja yang rentan terjadi kecelakaan.

“Dengan adanya asuransi ini diharapkan bisa mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan dengan santunan dan premi tersebut,” terangnya.

Senin (27/02) pagi kemarin, secara simbolis Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menyerahan kartu asuransi kepada tiga nelayan. Penyerahan dilaksanakan di halaman kantor wali kota, disaksikan ribuan pegawai Kota Bima.

Tiga orang nelayan penerima kartu yakni Dahlan Umar warga Lingkungan Ni’u Kelurahan Dara, Umar M Saleh warga Lingkungan Wadumbolo Kelurahan Dara dan Syahrudin warga Kelurahan Tanjung.

Syahrudin mengaku sangat bersyukur dengan adanya asuransi tersebut. Program tersebut akan sangat membantu dia dan keluarga ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami akan lebih tenang saat mencari ikan. Tidak akan khawatir lagi dengan keluarga yang ditinggalkan,” katanya. (nk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka