Ketik disini

Selong

53 Kades Lotim Terpilih Dilantik

Bagikan

SELONGA�– Sebanyak 53 Kepala Desa (Kades) terpilih dalam Pilkades serentak 14 Desember 2016 lalu kemarin (27/2) dilantik di Ball Room Kantor Bupati Lombok Timur (Lotim). Pelantikan dihadiri oleh Bupati Lombok Timur (Ali BD) dan Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin serta sejumlah pejabat SKPD lainnya. Dalam pelantikan kemarin, para Kades terpilih juga hadir didampingi oleh keluarga dan para pendukungnya.

a�?Kepala Desa Bukan Kepala Dosa. Insya Allah, pilihan bapak ibu adalah benar. Saya berharap saudara-saudara yang terpilih akan menjalankan tugas dan kewajiban anda sesuai perundang-undangan yang berlaku.” ucap Ali BD dalam sambutannya.

Untuk kades lama yang terpilih kembali, Ali BD meminta para kades untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kinerja mereka. Sementara untuk para kades yang baru Ali BD menekankan bahwa agar para kades sering turun langsung meninjau kondisi daerahnya. Karena, pembangunan di Indonesia menurutnya dimulai dari pembangunan di desa.

a�?Persoalan dan pembangunan di desa saat ini semakin kompleks. Mekipun kades sudah bekerja tetapi masih ada saja yang kurang di mata masyarakat. Makanya kades harus sering turun. Lihat banyak jalan yang rusak,a�? pintanya.

a�?Kades itu harus memiliki gagasan sehingga ada hasil yang ditinggalkan dan membawa kemajuan bagi desa,a�?pesannya.

Masa jabatan Kades terpilih mulai dari tahun 2017 hingga tahun 2023. Para kades diperkenankan untuk menyalonkan diri dan maksimal menjadi kepala desa selama tiga kali masa jabatan.

Sementara itu, Kabag Humas Setda Lombok Timur Ahmad Subhan menjelaskan proses pelantikan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ada. Terkait adanya tiga gugatan pelaksanaan Pilkades serentak beberapa waktu lalu, ada yang sudah selesai ada juga yang dalam proses penyelesaian.

a�?Gugatan sudah diselesaikan tim penyelesaian sengketa. Khusus yang gugatan di Desa Batu Nampar, itu kini sudah masuk ke pengadilan. Ya kita tunggu hasilnya. Sementara hasilnya keluar, aturan menjelaskan bahwa proses pelantikan tetap dilanjutkan,a�? terangnya.

Dalam pelaksanaan Pilkades serentak 2016 lalu, diketahui tiga desa mengalami persoalan dan digugat oleh calon kades lainnya. Desa tersebut yakni Desa Dasan Borok, Batu Nampar dan Tanjung Luar. Dari tiga desa tersebut, dua calon kades yang menggugat memilih tidak melanjutkan gugatan. Namun, khusus di Desa Batu Nampar Kecamatan Jerowaru, calon Kades yang tak puas dengan hasil pelaksanaan Pilkades memilih melanjutkan gugatan ke PTUN. a�?Karena selisih suaranya memang ketat. Hanya satu suara,a�? beber Kabag Humas.(ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka