Ketik disini

Headline Praya

Bulog Target 175 Ribu Ton

Bagikan

PRAYA – Lombok Tengah (Loteng), merupakan salah satu daerah penghasil beras tertinggi di NTB. Hal ini didukung luas areal tanam padi mencapai 59.485 hektare (ha), dengan produksi antara 400-450 ribu ton per tahunnya.

a�?Kalau melihat jumlah itu, Insya Allah kami mampu mengejar target penyerapan gabah petani tahun ini sebanyak 175 ribu ton,a�? kata Kabid Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog Divre NTB Moch Ramadan, kemarin (27/2).

Harganya, kata Ramadan sudah dalamA� Inpres Nomor 5 Tahun 2015. Untuk beras medium dihargai sebesar Rp 7.300. Kemudian, gabah basah Rp 3.700 dan gabah kering giling dihargai sebesar Rp 4.650.

A�a�?Jika harganya turun, maka kami hadir mengintervensi,a�? ujarnya.

a�?Alhamdulillah, stok beras kita saat ini mencapai 39 ribu ton, atau aman untuk tiga bulan kedepan,a�? sambungnya.

Setiap tahunnya, tambah Ramadan Bulog NTB mengalami surplus beras. Kondisi itu pun membuat bulog, mengeluarkan kebijakan pengiriman beras ke wilayah Indonesia timur. Tahun 2016 lalu, sebanyak 10 ribu ton. a�?Kalau serapan gabah atau beras tahun ini, baru terealisasi 200 ton, dari target 175 ribu ton,a�? katanya.

Ia melihat, saat ini sebagian besar petani, mulai memanen. Hanya saja, terbentur dengan intensitas hujan yang masih tinggi. Kondisi itu pun, menurunkan kualitas beras. Kendati demikian, Bulog siap membantu. a�?Mau jual dalam bentuk beras atau gabah, kami siap menerima,a�? kata Ramadan.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka