Ketik disini

Politika

Pembentukan AKD Banjir Interupsi

Bagikan

MATARAM – Pembentukan struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD NTB sempat diwarnai ketegangan. Khususnya jabatan ketua di Komisi II dan IV. Ini secara tidak langsung akibat dari perombakan AKD yang dilakukan sejumlah partai politik beberapa waktu lalu. Sehingga posisi jabatan Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris di komisi dan Bapemperda menjadi lowong.

Pengisian jabatan ketua, wakil ketua, dan sekretaris seolah-olah menjadi jabatan politik yang strategis yang harus dipegang para politisi masing-masing partai. Salah satunya terlihat dalam suasana pemilihan Ketua Komisi II DPRD NTB.

Sebelumnya, posisi Ketua Komisi II DPRD NTB dipegang oleh H Jazuli Azhar. Namun setelah ia dipindahkan ke Komisi IV DPRD NTB, kini posisi Ketua Komisi II DPRD NTB diduduki oleh H Hamja.

Menanggapi hal ini Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB H Hamja mengatakan, ketegangan yang terjadi adalah bagian dari dinamika. Dia bersama anggota lainnya sudah melakukan pemilihan secara musyawarah mufakat. Meski dalam prosesnya, Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda dan Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi harus turun tangan mencairkan suasana ketegangan tersebut. a�?Kita akan coba bangun keterbukaan, kekeluargaan, dan musyawarah di komisi dua ini,a�? katanya pada wartawan, kemarin (28/2).

Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda mengatakan, tidak ada suasana ketegangan yang terjadi. Semua berjalan dengan baik dan lancar. Dipaparkan, untuk Komisi I DPRD NTB posisi ketua dijabat H Ali Ahmad, wakil ketua oleh Makmun, dan sekretarisnya Lalu Wirajaya.

Sementara Komisi II DPRD NTB posisi ketua dipegang oleh H Hamja, dengan wakilnya H Nasihuddin B. Sedangkan di Ketua Komisi III DPRD NTB dijabat oleh H Johan Rosihan, wakil ketua dipegang oleh H Humaidi, dan sekretarisnya H Muzihir. a�?Untuk komisi IV semua tetap, dan komisi V kini sekretarisnya M Hadi Sulthon,a�? katanya. a�?Sedangkan Ketua Bapemperda dipegang oleh Makmun dengan wakilnya Guntur Halba,a�? tambah Isvie.

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi menambahkan, secara keseluruhan pergeseran dilakukan untuk penyegaran fraksi-fraksi. Khusus Fraksi Gerindra merupakan komando dari DPP melalui Ketua DPD Partai Gerindra H Willgo Zainar.

a�?Ini penyegaran di fraksi-fraksi,a�? tambah Mori. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka