Ketik disini

Bima - Dompu

Tiga Pelajar Jadi Buronan

Bagikan

KOTA BIMA a�� Sat Reskrim Polres Bima Kota menetapkan tiga orang pelajar di Kota Bima sebagai daftar pencarian orang (DPO). Mereka adalah W, Y dan juga J. Ketiganya diduga terlibat dalam kasus penikaman siswa SMK 1 Kota Bima dua pekan lalu.

Hal itu diungkapkan KBO Sat Reskrim Polres Bima Kota IPDA Wongso pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Selasa (28/2). Dijelaskan Wongso, tiga pelajar salah satu SMA di Kota Bima itu masuk dalam DPO sejak Senin (27/2).

a�?Kemarin (Senin) status mereka resmi menjadi DPO,a�? ujar Wongso.

Terkait kasus penikaman tersebut, pihak kepolisian sudah mengambil keterangan sembilan orang saksi. Satu diantaranya adalah Putri, yang merupakan kekasih dari W, yang diduga sebagai pelaku penikaman itu.

Selain Putri, pihak kepolisian juga sudah mengambil keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian saat itu. Sementara motif kasus penikaman hingga menewaskan satu siswa SMKN 1 Kota Bima tersebut diduga karena asmara.

a�?Dari keterangan saksi, W menaruh cemburu pada Bambang. Karena sebelum berpacaran dengan W, Putri pernah menjalin kasih dengan Bambang,a�? beber Wongso.

Diakui Wongso, berdasarkan keterangan saksi jumlah pelaku penikaman sebanyak enam orang. Namun setelah dilakukan gelar kasus, ternyata pelaku penikaman hanya tiga orang. Untuk keterlibatan pihak lain, ditegaskan Wongso sejauh ini belum ada.

a�?Keterlibatan tiga pelajar ini berdasarkan keterangan saksi yang sudah kami periksa,a�? tegasnya.

Wongso mengimbau keluarga pelaku jika mengetahui dimana pelaku berada agar segera melapor dan menyerahkan ke pihak kepolisian. Guna proses lebih lanjut.

Sementara bagi pelajar asal Labuan Bajo diminta untuk beraktivitas seperti biasa. Pihak kepolisian memastikan para pelajar asal Labuan Bajo akan aman.

a�?Kami berharap keluarga pelaku mau terbuka dan menginformasikan ke kami. Jika mereka tahu dimana pelaku itu berada jangan disembunyikan dari pihak kepolisian,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka