Ketik disini

Bima - Dompu

Program Kotaku dan Rekonstruksi Banjir Dikawinkan

Bagikan

KOTA BIMA – Beberapa tahun ini Kota Bima mendapat bantuan program National Slum Upgrading Programme (NSUP) atau Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Awalnya program tersebut tidak mengakomodir kebutuhan kota pasca banjir. Namun setelah kejadian banjir, program tersebut akan dikawinkan dengan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir.

“Kami berencana memadukan program Kotaku dengan rekonstruksi dan rehabilitasi kota,” kata Kepala Subdit Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR Didiet Arief Achdiat saat berkunjung ke Kota Bima, kemarin (1/3).

Rencananya perpaduan akan dilakukan antara penataan kawasan permukiman dengan kebutuhan pembangunan kawasan permukiman baru. Sesuai rencana, pemerintah akan merelokasi warga yang tinggal di bantaran sungai.

Kemudian program Kotaku membantu dalam pembangunan rumah. Serta mendirikan beberapa fasilitas penunjang kawasan permukiman.

“Program ini dapat terlaksana asalkan pemerintah kota sudah memiliki lahan,” katanya.

Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin berterimakasih atas kehadiran Kementerian PUPR dan Bank Dunia. Menurut dia, kehadiran mereka akan sangat membantu Kota Bima dalam proses rekonstruksi banjir.

“Ini akan sangat membantu kami membangun kembali kota pasca banjir. Sebab kebutuhan hunian ini sangat mendesak,” katanya.

Terkait masalah lahan huni, dia mengaku Pemerintah Kota Bima akan menyiapkan lima titik rencana lokasi. Namun kepastiannya ketika APBD Perubahan diketok Maret ini.

“Kami memang akan menyiapkan lahan untuk kawasan permukiman baru,” tegasnya.

Usai bertemu wakil wali kota, rombongan Kementerian PUPR rapat di ruang rapat wali kota. Beberapa kepala SKPD hadir, termasuk perwakilan dari Bank Dunia. Mereka membahas perkawinan dua program tersebut, hingga teknis pelaksanaannya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka