Ketik disini

Sumbawa

Polisi Koordinasi dengan BPKP

Bagikan

SUMBAWAA�– Polres Sumbawa akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal ini dilakukan untuk audit kerugian negara dalam kasus pembangunan gedung serba guna Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Elyas Ericson mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengantongi satu orang calon tersangka dalam kasus ini. Karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan BPKP terkait perhitungan kerugian negara dalam kasus ini.

”Rencananya Senin depan kita ke Mataram. Kita koordinasi dengan BPKP,” ujarnya.

Ericson akrab perwira ini disapa mengatakan, koordinasi dilakukan guna menanyakan dokumen apa yang perlu disiapkan dalam pelaksanaan audit. Setelah koordinasi dilakukan, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk meningkatkan status penanganan kasus tersebut. Setelah statusnya ditingkatkan ke penyidikan, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke kejaksaan.

Seperti diberitakan, pembangunan gedung serba guna di desa setempat menuai permasalahan. Meski dananya sudah dicairkan 100 persen, namun pihak rekanan tak kunjung membangun gedung tersebut. Adapun pengadaan gedung merupakan aspirasi salah satu anggota DPRD Sumbawa tahun 2016 lalu. Dananya dimasukkan melalui APBDes Desa Batu Bangka dengan nilai anggaran sekitar Rp 120 juta.

Sejauh ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Bahkan sudah melakukan pengecekan fisik gedung ke lokasi. Hasilnya pemeriksaan, anggaran sudah diserahkan sepenuhnya kepada kontraktor pada Agustus 2016 lalu. Namun tidak ada pengerjaan fisik gedung hingga batas kontrak berakhir. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka