Ketik disini

Kriminal

Polisi Pantau Peredaran Narkoba di Dasan Agung

Bagikan

MATARAM – Dua kali upaya penangkapan yang dilakukan polisi terhadap NS alias Culek, selalu menemui jalan buntu. Wanita yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu dikenal lihai menyembunyikan barang haram yang ia jual.

Namun, NS tak bisa menghindar lagi ketika polisi menangkapnya, Sabtu (18/2). Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu di rumahnya, di Lingkungan Karang Medain, Kelurahan Mataram Barat, Kota Mataram. Bubuk kristal putih tersebut dikemas dalam 22 klip plastik transparan dengan total berat 6,48 gram.

Selain sabu, polisi juga mendapatkan barang bukti lainnya, yang mengindikasikan NS sebagai pengedar. Yakni timbangan elektrik dan uang sejumlah Rp 1,7 juta, diduga hasil penjualan sabu. Menurut keterangan NS kepada polisi, sabu yang ia jual, diedarkan untuk wilayah Cakranegara dan Mataram. Pembelinya tak jarang berasal dari kalangan pelajar dan orang dewasa.

a�?Sabunya didapatkan dari W (inisial, Red). Sekarang kita masih pengembangan untuk penangkapan dia,a�? kata Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB AKBP AA Gede Agung, kemarin (2/3).

Gede Agung mengatakan, NS merupakan residivis pada kasus yang sama. Sebelumnya dia sempat dijebloskan ke penjara selama empat tahun akibat menjual sabu.

a�?Masuknya tahun 2011, residivis narkoba juga,a�? ujar dia.

Selain menangkap NS, tim Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB juga menangkap ZU, asal Dasan Agung, Kota Mataram. Serupa dengan NS, ZU juga diduga sebagai pengedar narkotika.

Gede Agung mengatakan, pihaknya telah mengungkap sedikitnya tiga terduga pengedar narkoba di wilayah Dasan Agung.

A�a�?Peredaran narkotika di Dasan Agung masih terus terjadi, ini akan jadi atensi kita,a�? kata dia.

Dalam penangkapan ZU, Jumat (24/2) lalu, polisi menyita delapan poket sabu seberat 1,86 gram. Selain itu turut disita uang Rp 400 ribu, satu alat hisap dan satu telepon genggam dari kediaman pelaku.

Atas perbuatan mengedarkan narkotika, Culek dikenakan Pasal 112 Ayat 1 dan 2, Pasal 114 Ayat 1dan 2, dan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan ZU, disangka Pasal 114 Ayat 1, Pasal 112 Ayat 1, dan Pasal 127 Ayat 1 di undang-undang yang sama. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka