Ketik disini

Headline Metropolis

Selesaikan dengan Damai

Bagikan

MATARAMA�– Pemprov NTB berharap penyelesaian lahan Mandalika Resort tetap diselesaikan dengan kondusif, tanpa ada gejolak dan tindak kekerasan.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin dalam rapat koordinasi penanganan permasalahan lahan KEK Mandalika Resort di ruang Polda NTB, Kamis (2/3).

Pertemuan itu dihadiri Kejaksaan Tinggi (Kajati), Danrem 162/WB, Kakanwil BPN NTB, Kepala Biro Pemerintahan dan pihak terkait lainnya.

Amin mengatakan, kondusivitas daerah sangat dibutuhkan, sebab dalam membangun daerah harus juga memperhatikan situasi dan kondisi di wilayah tersebut.

Jika pembangunan suatu daerah dilakukan dengan menggunakan tindakan represif, maka akan menimbulkan masalah yang berkepanjangan.

Mandalika Resort memiliki lahan yang luas dengan potensi alam luar biasa. Maka potensi itu harus dikelola dengan baik.

Oleh karena itu, pemprov memberikan apresiasi kepada tim verifikasi dari FKPD yang telah bekerja keras dalam upaya penyelesaian lahan di kawasan Mandalika Resort.

Amin menyampaikan, rapat ini sangat strategis dan menghasilkan solusi yang jelas. Ia menegaskan, solusi ini segera dieksekusi agar tidak digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan masalah baru.

Pada pertemuan itu, Kapolda NTB Brigjen Pol Firly mengatakan, rapat ini dilaksanakan guna mencapai komitmen bersama terkait upaya peningkatan potensi KEK Mandalika.

Penyiapan lahan adalah tugas bersama antara Polda, Kejaksaan Tinggi, Korem sebagai pendukung kebijakan pemerintah. Apalagi sektor pariwisata adalah pemberi masukan terbesar bagi daerah. Oleh karena itu, ia sangat mendukung pengembangan wisata.

Untuk itu, Polda NTB memiliki program untuk mewujudkan NTB yang tertib, tentram, damai dan nyaman tidak hanya bagi masyarakat NTB tetapi juga para wisatawan.

Termasuk dalam upaya menyelesaikan persoalan lahan di Mandalika Resort, harus mengandung keadilan dan hak asasi manusia.(ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka