Ketik disini

Tanjung

Sempadan Pantai Trawangan Rata dengan Tanah

Bagikan

TANJUNGA�– Pembongkaran bangunan sempadan pantai di Gili Trawangan saat ini sudah tuntas. Asisten II Setda Lombok Utara yang menjadi Ketua Tim Penertiban Hermanto mengungkapkan, saat ini seluruh bangunan sudah selesai dibongkar. a�?Sudah 100 persen, tinggal pembersihan puing-puing saja,a�? ujarnya, kemarin (2/3).

Menurut Hermanto, proses pembongkaran sudah dilakukan sejak 24 sampai 27 Februari. Memang dalam proses pembongkaran ada salah satu pengusaha yang menolak bangunannya dibongkar dengan alasan sudah dikontrak untuk kegiatan shooting. a�?Kami tidak melarang ada shooting, kami hanya menertibkan bangunannya. Jadi tetap kita bongkar bangunannya,a�? tandasnya.

Ditambahkan, pemilik bangunan sebenarnya sudah mengetahui adanya rencana pemkab untuk membongkar bangunan yang ada di sempadan pantai. Tetapi yang bersangkutan tetap menandatangani kontrak. a�?Sudah klir, kami sudah carikan lokasi pengganti,a�? cetusnya.

Terkait pembersihan puing-puing bangunan, Hermanto mengungkapkan saat ini sudah mencapai 25 persen. Sistem yang digunakan puing-puing bangunan tersebut diangkut ke darat menggunakan boat. a�?Kita angkut menggunakan tiga kapal,a�? katanya.

Diperkirakan saat ini sudah sekitar 50 unit dump truck sampah yang dibawa ke daratan. Sesuai rencana, pembersihan puing-puing ini akan dilakukan selama 20 hari. Pemkab pun telah menganggarkan sekitar Rp 700 juta untuk membersihkan puing-puing bangunan hingga tuntas.

Lebih lanjut, Hermanto mengatakan, untuk selanjutnya akan melakukan perubahan di wajah sempadan pantai dengan grand design yang ada. Salah satunya dengan membangun jalan dengan tiga ruas jalur yang akan digunakan pejalan kaki, pengendara motor, dan cidomo.

Hermanto memastikan, grand design pemkab tidak akan bertabrakan dengan desain yang dimiliki Pemprov NTB. Dalam hal ini, pemprov juga berencana mempercantik Gili Trawangan. a�?Provinsi sendiri, kita sendiri tetapi tetap berkoordinasi. Tidak akan saling tumpang tindih,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka