Ketik disini

Kriminal

Penyidik Belum Kantongi PKN

Bagikan

MATARAM – Pengusutan kasus dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMKN 1 Narmada, Lombok Barat menyisakan tanda tanya. Sejak naik ke penyidikan Desember tahun lalu, penyidik Polres Mataram mengaku belum menemukan kerugian negara.

Kasatreskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah mengatakan, pihaknya masih melengkapi bukti dan saksi. Guna memperkuat unsur dalam penanganan perkara.

Sedikitnya, ada beberapa saksi yang dipanggil polisi. Saksi-saksi ini juga sebelumnya telah dipanggil ketika status perkara masih di tingkat penyelidikan. Antara lain, bendahara dan panitia dari sekolah.

a�?Masih kita dalami, untuk kelengkapan bukti dan saksi,a�? kata dia.

Saat disinggung apakah telah mengantongi nilai perhitungan kerugian negara (PKN), Kiki mengaku belum mendapatkan PKN. Dia mengatakan penyidik terus berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB, untuk secepatnya mengeluarkan PKN.

a�?Nilai kerugian negara belum ada, tapi tetap kita koordinasi dengan BPKP. Sejauh ini juga masih berjalan dengan baik,a�? ujarnya.

Sedikit mengulas, Dana Bos yang mengalir ke sekolah yang terletak di Jalan Raya Narmada itu mengalir hingga satu miliar lebih setiap tahunnya. Anggaran yang dibidik Polres Mataram itu yakni dana BOS dari tahun 2014 dan 2015 karena dianggap tidak tepat sasaran.A� (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys