Ketik disini

Metropolis

Disnakertrans Akan Koordinasi dengan Kemenlu

Bagikan

MATARAMA�– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB akan mendalami keberadaan ratusan TKW asal NTB yang diduga disekap di sebuah penampungan di Timur Tengah, tepatnya di Riyadh Arab Saudi.

a�?Kami belum tahu informasi itu, tapi nanti kami akan coba dalami dulu,a�? kata Kepala Disnakertrans NTB H Wildan, kemarin (6/3).

Sebelumnya, Koordinator Advokasi Pancakarsa Halwati mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari sumai para TKW yang bekerja di luar negeri. Setelah ditindaklanjuti diduga sekitar 300 orang TKW asal NTB yang disekap di Timur Tengah.

Setelah timnya berusaha menelusuri hanya 18 diantaranya yang bisa dikontak. Dua orang TKW atas nama Dian dan Hamiyati yang memberikan informasi kepada keluarga.

Wildan mengaku, ia sama sekali belum mendapat laporan terkait kasus ini. Sehingga informasi itu harus dipelajari terlebih dahulu. Sebab ia juga masih meragukan, apakah laporan itu benar atau tidak, mungkinkah TKI disekap dalam satu ruangan hingga ratusan orang. a�?Kita tidak berani pastikan,a�? katanya.

Menurutnya, jika menyangkut warga Indonesia yang ada di luar negeri, hal itu sudah menjadi urusan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Disnakertrans kemungkinan hanya bisa berkoordinasi untuk mendapatkan kepastian informasi. a�?Sebab yang berwenangkan mereka (Kemenlu) jika terkait WNI di luar,a�? tegas Wildan.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB H MNS Kasdiono mengatakan, informasi ini harus benar-benar diverifikasi terlebih dahulu. Sehingga jelas apakah benar-benar ada WNI yang disekap. Jika ada, harus dibedakan lagi apakah mereka semua adalah TKI atau warga Indonesia yang habis izin tinggalnya.

Jika TKI, bisa dirincikan lagi apakah mereka datang secara legal atau non prosedural. Hal ini perlu diketahui untuk memudahkan penanganan. a�?Saya belum tahu pasti tentang informasi itu,a�? katanya.

Jika mereka adalah TKI yang resmi, maka pemerintah bisa meminta pertanggung jawaban agen yang memberangkatkan. Sedangkan kalau TKI tidak resmi tentu penanganannya beda. a�?Inikan di luar negeri, nanti pemerintah pusat yang tangani ini,a�? ujarnya.

Menurutnya, jika datanya jelas maka pemerintah daerah bisa menekan pusat agar segera menangani hal itu. Setelah tiba di Indonesia, barulah pemerintah daerah yang bertugas memulangkan mereka dari Jakarta ke daerah masing-masing. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys