Ketik disini

Giri Menang

Pembuatan Akta Kelahiran Masih Ribet

Bagikan

GIRI MENANG – Pelayanan pembuatan akta kelahiran bagi bayi yang baru dilahirkan, belum dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Lombok Barat. Selama ini, untuk mengurus akta kelahiran, warga Lobar terkadang masih membutuhkan waktu cukup lama. Bahkan ada juga yang sampai berbulan-bulan.

Selama ini, masyarakat terkesan disulitkan dengan sistem pembuatan akta kelahiran. Karena untuk membuat akta kelahiran, masyarakat harus bolak balik mengurus segala keperluan dan berkas. Belum lagi mengeluarkan biaya ekstra.

Melihat hal ini, Pemda Lobar sudah sepatutnya memilki program cerdas. Yaitu program dimana bayi lahir langsung memiliki akta kelahiran. Program ini telah diluncurkan sejumlah daerah di Indonesia. Seperti A�DKI Jakarta, Bali, dan Kabupaten Bayuwangi.

“Kalau di Denpasar, begitu lahir langsung dapat akta kelahiran. Kami rasa ini bagus untuk kita terapkan,a�? kata Sekretaris Komisi II DPRD Lobar I Gede Widana usai menerima kunjungan DPRD Bali di kantor DPRD Lobar, kemarin (6/3).

Menurut dia, warga hanya tinggal memberikan data kepada pihak rumah sakit. Kemudian bayi-bayi yang baruA�lahir tersebut sudah mendapat akta kelahiran. Cara itu dianggap politisi PDIP ini sangat memungkinkan dilakukan di Lobar. “Kalau sekarang kan harus melalui proses yang cukup ribet,a�? sesalnya.

Selain itu, adanya program tersebut bisa menarik minat warga untuk melahirkan di rumah sakit. Sebab selama ini, tak sedikit warga memilih melahirkan di dukun beranak. a�?Kan itu cukup berbahaya,a�? cetusnya.

Widana merasa yakin, program seperti itu akan direspons oleh pihak eksekutif. Ia yakin, Bupati Lobar H Fauzan Khalid pun akan setuju dan meminta Dinas Dukcapil mengeksekusi.

“Ini bisa di bilang program kemasyarakatan yang tepat. Kami akan berusaha untuk memperjuangkannya,a�? pungkasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka