Ketik disini

Politika

Nurdin Isi Kuliah Umum di Akper Samawa

Bagikan

SUMBAWA – Hari terakhir reses anggota DPRD dapil V Nurdin Ranggabarani diisi dengan cara berbeda. Reses pamungkas ini dilakukan dengan mengisi kuliah umum di Akademi Keperawatan (Akper) Samawa di Sumbawa, kemarin (7/3). Tema yang diangkat dalam kuliah umum itu adalah tentang peran legislatif dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat NTB.

Kuliah umum itu diikuti ratusan mahasiswa Akper Samawa. Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Akper Samawa Dr H. Umar Hasany, para Pembantu Direktur (Pudir), dosen dan civitas akademika Akper Samawa.

Nurdin menjelaskan, pembangunan kesehatan adalah investasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan kesehatan pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang untuk dapat berperilaku hidup yang sehat untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu perencanaan pembangunan kesehatan yang sistematis, terarah, terpadu dan menyeluruh, serta dibutuhkan keterlibatan berbagai sektor dan seluruh komponen bangsa dalam pelaksanaannya.

Lebih lanjut dikatakan, bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan bagi Pemprov NTB. Mengingat kesehatan merupakan salah satu bidang yang mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM). “Kalau mau IPM baik, maka kesehatan juga harus baik,” tegas Ketua Fraksi PPP itu.

Sejumlah indikator IPM dalam bidang kesehatan seperti kasus gizi buruk serta kematian ibu dan bayi. Sehingga anggaran kesehatan juga menjadi prioritas bagi Pemprov NTB. Tidak hanya Pemprov NTB, hal ini juga perlu dilakukan oleh seluruh kabupaten/kota di Bumi Gora. “Semua kasus-kasus kesehatan ini harus ditekan supaya IPM lebih baik,” kata Ketua Komisi IV itu.

Selain dukungan anggaran, sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan juga sangat diperlukan. Mulai dari dari dokter, perawat, dan bidan. Namun di beberapa daerah masih ada yang kekurangan tenaga medis. Sehingga prospek tenaga kesehatan masih sangat terbuka luas di NTB. “Peluang kerja di bidang kesehatan sangat terbuka lebar,” tambahnya.

Untuk itu, legislatif juga akan terus mengawal supaya anggaran di bidang kesehatan juga bisa menjadi prioritas. Selain itu, legislatif juga akan terus mengawasi pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah juga harus mendukung sekolah dan perguruan tinggi di bidang kesehatan. Terutama dalam pemerataan tenaga medis di seluruh daerah. “Dewan akan ambil bagian dalam fungsi budgeting dan pengawasan,” paparnya. (ewi/r7/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka