Ketik disini

Giri Menang Headline

Pejabat Baru, Tolong Laksanakan Amanah!

Bagikan

GIRI MENANG – Meskipun sempat terjadi tarik ulur soal waktu pelatikan pejabat hasil seleksi terbuka 10 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Lobar. Akhirnya kemarin (7/3) Bupati Lobar H Fauzan Khalid mengambil sumpah para pimpinan eselon II tersebut di Aula Utama Kantor Bupati.

Dalam pelantikan tersebut, orang nomor satu di Lobar itu berharap para pejabat terpilih bisa melanjutkan amanah-amanah yang sudah diberikan. Sesuai perundang-undangan,A� sesuai tugas fungsi pokok (Tufoksi) masing-masing.

Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor: 202/820/416/BKD-PSDM/2017 mereka yang dilantik adalah, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang (PU-PR) I Made Arthadana, Kepala Dinas Sosial Hj Ni Made Ambaryati, Sekretaris DPRD Lobar H Isnanto Karyawan, Kepala Dinas Pendidikan A�dan Kebudayaan (Dikbud) Hendrayadi, Kepala Dinas Pertanian Muhur Zokhri, Kepala Dinas Sat Pol PP Mahnan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Muhammad Yamil, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Fauzan Husniadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abdul Manan, dan Kepala Badan Kesbangpol H Fajar Taufiq.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzan mengatakan pelantikan yang dilakukannya telah sesuai dengan aturan. Para pejabat terpilih sudah diseleksi secara terbuka oleh tim Pansel.

Bahkan, dirinya sudah menerima surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk segera melakukan pengisian 10 jabatan lowong tersebut. “Saya sudah jalankan amanah itu. Kami berharap yang dilantik juga bisa melaksanakan amanah tersebut,a�? ungkapnya.

Selain itu, dalam sambutannya bupati mengatakan sesuai RPJMD 2014-2019, ada beberapa SKPD yang belum mencapai target. Karena itu dirinya sangat berharap, kepala SKPD baru bisa mengejar target yang belum tercapai tersebut. Bahkan bisa melampaui.

“Berikan kebanggaan terhadap diri sendiri, dan juga masyarakat Lobar. Ingat pemimpin bukan dilayani, tapi pemimpin memberikan contoh kepada bawahan. Ke atasan berikan kebanggaan, ke bawah berikan pelayanan,a�? pesannya.

Bupati menyadari, memilih para pejabat amat sangat sulit. Karena dari hasil tiga besar tim pansel, kata dia rata-rata semua baik.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Lobar, Sulhan Muchlis Ibrahim yang menghadiri pelantikan menilai bahwa pengisian jabatan yang dilakukan bupati pada mutasi tersebut bernuansa politis. Alasannya, dia melihat para pimpinan SKPD di bawah kepemimpinan Bupati Fauzan banyak diisi oleh pejabat asal Narmada.

Secara politik, terlihat bupati pada Pilbup 2018 mendatang tidak ingin berpasangan dengan tokoh politik asal Narmada. “Karena dari mutasi yang dilakukan sudah jelas terlihat bahwa Narmada itu dikepung,a�? ungkapnya.

Dari hitung-hitungannya, Sulhan mengatakan pimpinan SKPD asal Narmada kurang lebih lima orang. Kendati demikian, dia memastikan bahwa pelaksanaan mutasi kali ini sudah dilakukan secara professional dan transparan.

“Saya melihat muatan politisnya lebih besar. Tapi itu hak prerogatif Bupati,a�? ujarnya.

Namun sedikit menggajal baginya, terkait diangkatnya Abdul Manan yang sebelumnya Camat Narmada menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Menurutnya, pejabat bersangkutan merupakan orang yang kurang paham dengan pertanian, termasuk kurang dekat dengan para kelompok tani di Lobar.

“Tapi kembali itu hak Bupati. Dan kami mengapresiasi keprofesionalan dan transparannya dalam melakukan mutasi kali ini,a�? pungkasnya.

Terkait sejumlah jabatan eselon III yang lowong, Sekda Lobar H Moch Taufiq memastikan akan segera menyusun rumusan. Paska mutasi, Baperjakat akan mulai bekerja. Melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap SKPD untuk mengisi beberapa jabatan sekretaris yang kosong.

Namun Sekda tidak menjamin jika sekretaris yang tidak terpilih di mutasi kemarin, tetap pada posisinya. Menurut Sekda akan ada perputaran signifikan paska mutasi. Yang akan disesuaikan pada tempatnya.

“Bisa jadi sekarang ini menjabat sekretaris SKPD, digeser menjadi Kepala Bidang (Kabid). Mungkin eselon lain,a�? terangnya.

Paska mutasi itu, pihaknya sudah mulai bekerja. Sehingga tanggal 20 Februari mendatang nama-nama yang akan duduk di jabatan sekretaris di 10 JPTP bisa diajukan ke bupati. Sehingga Maret ditargetkan semua jabatan terisi penuh. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka