Ketik disini

Bima - Dompu

BNNK Gandeng Wartawan

Bagikan

KOTA BIMA a�� Peredaran narkoba kini semakin canggih. Jual beli narkoba dinilai sebagai suatu bisnis yang menjanjikan dan memberi untung besar. Untuk memberantas peredaran gelap barang haram itu, BNNK Bima menggandeng sejumlah pihak. Satu diantaranya adalah wartawan yang bertugas di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima. BNNK Bima bertemu dengan wartawan pada Rabu siang (8/3).
Kepala BNNK Bima AKBP H Ahmad menjelaskan, sesuai dengan Pasal 104 dan 105 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, masyarakat diharuskan untuk ikut berperan melawan narkoba. Bahkan disarankan untuk membentuk sebuah organisasi anti narkoba.
a�?Berbicara berantas narkoba, BNN tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen masyarakat harus dilibatkan, termasuk wartawan,a�? tegas Ahmad.
Dikatakan mantan Kasat Lantas Polres Bima Kota ini, selain melakukan pemberantasan, BNN juga memberikan ruang rehabilitasi. Khusus di BNNK Bima, ada tiga tempat rehabilitasi yang disediakan. Diantaranya RSUD Bima, RS Sondosia dan RSUD Dompu.
a�?Bagi korban penyalahguna kami siapkan tempat rehabilitasi supaya bisa pulih dan terbebas dari pengaruh narkoba,a�? ujarnya.
Dijelaskan Ahmad, rehabilitasi merupakan suatu upaya pemulihan yang konsisten dan berkelanjutan. Rehabilitasi tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dibantu oleh orang lain. Untuk mempermudah kegiatan rehabilitasi, BNNK Bima akan mendirikan institusi penerima wajib lapor (IPWL).
a�?IPWL merupakan tempat pendaftaran, khususnya bagi penyalahguna yang ingin direhab. Kami tidak hanya merehab penyalahguna shabu, tetapi tramadol juga,a�? ujarnya.
Diakhir kegiatan tersebut, Kepala BNNK Bima kembali mengajak wartawan bekerjasama memberantas narkoba. Serta ikut mengkampanyekan dan memberikan informasi yang jelas tentang bahaya narkoba.
a�?Besar harapan kami agar rekan a�� rekan ikut membantu BNN dalam memberantas narkoba. Khususnya di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka