Ketik disini

Bima - Dompu

Jangan Paksakan UNBK

Bagikan

KOTA BIMA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan tahun ini seluruh sekolah di Indonesia harus menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).A�A�Namun, di Kota Bima hanya ada empat SMP yang mampu melaksanakan UNBK. Keterbatasan fasilitas menjadi penyebab utama.

Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2017 yang dikeluarkan tanggal17 Januari lalu, memuat instruksi Kemendikbud bagi sekolah se-Indonesia untuk melaksanakan UNBK. SE ini juga menjelaskan bagi sekolah yang tidak memiliki perlengkapan atau fasilitas komputer yang lengkap maka diarahkan ke sekolah terdekat yang jaraknya 5 kilometer dari sekolah asal.

Di Kota Bima sendiri, ada 26 SMP negeri dan swasta yang mampu melaksanakan UNBK, dua MTsN dan satu SMP swasta. Awalnya, ada sepuluh sekolah yang menyatakan diri siap melaksanakan UNBK. Namun pascabanjir bandang akhir tahun 2016 lalu, banyak sekolah yang mundur.Alasannya, perangkat UNBK yang sudah disiapkan sudah rusak total sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan UNBK.

a�?Bagaimana mau UNBK, semua perangkat komputer rusak karena banjir ,a�? kata Kepala SMPN 2 Kota Bima Yusuf Ahmad.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Alwi Yasin mengatakan sekolah yang tidak memiliki fasiitas komputer yang lengkap bisa saja tetap melaksanakan UNBK. Ada beberapa solusi yang ditempuh, seperti meminta kerja sama orangtua siswa yang memiliki laptop untuk digunakan dalam UNBK. Solusi lainnya, menumpangA�di sekolah yang memiliki fasiltas UNBK terdekat.
Untuk Kota Bima, kata Alwi, bisa saja menumpang ke SMA yang sudah memiliki perangkat UNBK. a�?Bukankah jadwalnya berbeda, jadi bisa saja menumpang. Tapi itu semua sangat tergantung pada sekolah,a�? kata Alwi.

Lalu bagaimana dengan SMA/SMK ?

Sekolah yang berada dibawah naungan Dikbud Provinsi ini, untuk sekolah negeri semuanya melaksanakan UNBK. Bahkan ada beberapa sekolah swasta yang juga ikut melaksanakan UNBK.

a�?Untuk tahun ini, jumlah sekolah yangmelaksanakan UNBK bertambah dibandingkan tahun lalu,a�? aku Kepala UPT Dikmen Dikbud Provinsi NTB H Hafid.

Di Kota Bima, ada 24 SMA negeri dan swasta yang melaksanakan UNBK dengan jumlah siswa 2.468 orang. Untuk SMK, ada 10 sekolah negeri dan swasta dengan jumlah peserta ujian 1.108 orang. Di Kabupaten Bima, ada 83 SMA dengan jumlah peserta sebanyak 6.960 orang dan 21 SMK negeri dan swasta dengan jumlah peserta 1.036 orang.

Soal perangkat komputer, Hafid mengaku sudah disiasati sekolah dengan meminjam laptop pribadi siswa. Diakuinya, untuk beberapa sekolah di Kota Bima sempat menemui kesulitan akibat banjir bandang. Namun hal tersebut cepat teratasi karena adanya partisipasi dari orang tua murid. (tin/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka