Ketik disini

Sumbawa

Prof Ude Berminat Jadi Calon Wakil Gubernur

Bagikan

SUMBAWAA�– Nama tokoh yang akan maju dalam Pilkada NTB 2018 mendatang semakin banyak bermunculan. Setelah dari kalangan politisi, kini tokoh yang diusulkan maju berasal dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Samawa (UNSA) Prof Dr Syaifuddin Iskandar A�diusulkan maju menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) oleh Kalangan Intelektual Muda Sumbawa.

A�Salah seorang perwakilan Kalangan Intelektual Muda Sumbawa Dr Lahmuddin Zuhri mengatakan, ada beberapa hal yang membuat pihaknya mengusulkan Prof Ude – sapaan Prof Dr Syaifuddin Iskandar . Prof Ude merupakan salah satu tokoh Sumbawa yang namanya dikenal luas. Prof Ude juga merupakan satu-satunya profesor yang ada di Sumbawa.

Dikatakan, ada tiga poin dalam instrumen politik. Yang pertama adalah partai politik, hasil survey dan desakan masyarakat.

A�a�?a��Pinangan beberapa partai sudah ada kepada beliau,a�? ujar Lahmuddin kepada wartawan, kemarin(8/3).

Diungkapkan, sudah ada tokoh yang merapat yang meminta Prof Ude sebagai cawagub. Dari sejumlah calon kuat yang datang, semuanya cocok dengan Prof Ude. Hanya saja, ada satu orang tokoh saja yang memiliki a�?chemistrya�? dengan Prof Ude. Tokoh tersebut secara emosional dan secara figur cocok dengan Prof Ude.

a�?A�Tokoh yang berasal dari Pulau Lombok ini melirik karena masa lalu Prof Ude bersih,a��a�� katanya.

Prof Ude tidak pernah tersangkut dengan politik masa lalu. Dalam artian, Prof Ude di luar pemerintahan dan selalu memberikan ide cerdas untuk membangun pemerintahan. Prof Ude juga mengkritisi pemerintahan kabupaten, provinsi dan pusat.

Dikatakan, sudah banyak masukan dan kritikan Prof Ude dijadikan kebijakan nasional. Terutama dalam pengembangan sumber daya manusia. Beberapa tahun lalu, konsep Prof Ude dalam membangun sistem dan mekanisme pendidikan dijadikan model oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

Secara terpisah, Prof Ude yang dimintai tanggapannya terkait usulan itu mengatakan namanya memang sudah sempat disebut di mana-mana.

a�?a��Atas desakan sejumlah komunitas, saya jawab Insya Allah siap maju mendampingi siapapun nanti cagubnya. Dengan catatan, tetap sambil kita baca situasi perkembangan. Sebab politik ini dinamis dan bisa berubah. Paling tidak bagi saya itu bukan hanya siap di mulut, tapi juga harus jelas sumber daya yang dimiliki,a�? kata Prof Ude.

Dijelaskan, sumber daya itu penting. Yang pertama adalah basis pendukung. Dia tidak menyebutkan basis pendukungnya. Diharapkan berbagai elemen masyarakat bisa memberikan dukungan terhadapnya untuk maju. Kemudian, dukungan partai pengusung juga penting. Menurut informasi, sejumlah partai memunculkan namanya saat penjaringan internal partai. Posisinya juga cukup signifikan karena elektabilitasnya cukup tinggi.

Selain itu, dia juga harus memiliki sumber daya finansial. Biasanya tokoh-tokoh yang dicalonkan untuk maju dalam pilkada berfikir seribu kali. Karena memang untuk maju dalam pilkada butuh dana yang sangat besar.

a�?a��Sementara saya ini hanyalah seorang dosen, seorang pendidik. Terus terang, jujur, tidak siap dari sisi dana untuk cost politik itu,a�? terangnya. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka