Ketik disini

Pendidikan

Tak Bebankan Orang Tua Siswa

Bagikan

MATARAM – Jumlah peserta ujian nasional (UN) SMPN 19 Mataram berkurang.

Dari 146 siswa yang akan melaksanakan evaluasi tahunan itu, kini menjadi 143 orang.

a�?Ada tiga siswa yang gagal ikut UN tahun ini,a�? kata Kepala SMPN 19 Mataram H Hj Aminah, kemarin (8/3).

Ia mengatakan, tiga siswa ini tidak bisa mengikuti UN karena ada yang menikah.

Selain itu, ada yang pindah ke kota lain.

a�?Siswi yang nikah ini sudah kita sarankan tetap ikut UN, tapi suaminya tidak mengizinkan,a�? imbuh mantan Kepala SMPN 20 Mataram ini.

Lebih lanjut Aminah mengatakan, saat ini yang terpenting bagaimana sekolah dipimpinnya bisa melaksanakan UNBK dengan baik.

Meski berada di pinggiran, sekolah ini tercatat sebagai sekolah penyelengagara UNBK di Kota Mataram.

PersiapanA� pun sudah dilakukan jauh hari sebelumnya agar sekolah bisa menjalankan sistem ujian online maksimal. a�?Kita melakukan pengayaan kepada siswa empat kali dalam sepekan,a�? sebut perempuan berjilbab ini.

Pada UNBK ini sambung dia, tidak ada biaya sepeserpun dikeluarkan wali murid. Semua pembiayaan UNBK dari dana BOS.

a�?Pembelian server dan komputer ini kita gunakan dana BOS,a�? ucapnya.

Ia mengutarakan, UNBK ini wajib dilakukan bagi sekolah yang memiliki 20 unit komputer.

Di SMPN 19 Mataram sendiri ada 20 unit komputer. Sehingga memberanikan diri untuk mengikuti ujian online.

Disamping itu, UNBK digelar sekolah mendapat apresiasi dari wali murid.

Para siswa meminjamkan laptopnya untuk digunakan pada UNBK. a�?Tidak semua laptop dari siswa kita terima, kita ambil yang bagus sesuai dengan spek,a�? sebut dia.

Saat ini kata dia, jumlah komputer yang tersedia di sekolah sebanyak 55 unit yang tersebar dalam dua ruang. Setiap ruang diisi 25 unit komputer. Selain itu juga ada cadangan lima unit komputer.

a�?Sekolah akan menerapkan tiga sesi pada UNBK mendatang,a�? ucap dia.

Sementara sarana prasarana lainnya Aminah menuturkan, sudah disiapkan. Genset sudah disiapkan pihak sekolah untuk mengantisipasi mati lampu.

Terpisah Pengawas Pembina SMPN 19 Mataram Yusuf mengatakan, UNBK jangan sampai ada pungutan dari orang tua.

Karena ini akan menyalahi aturan. UNBK ini dananya dari APBD dan APBN.

Di SMPN 19 Mataram sendiri akan melaksanakan UNBK yangA� fasilitasnya semua dari sekolah tanpa membebankan wali murid.

a�?Tidak boleh ada pungutan di sekolah pada UN,a�? pungkas dia. (jay)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka