Ketik disini

Headline Metropolis

BNN Dalami Kasus Permen Empeng

Bagikan

MATARAM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menemukan permen yang diduga mengandung narkoba di Kelurahan Pagesangan beberapa waktu lalu. Namun, saat ini BNN Kota Mataram masih melakukan pendalaman terkait kebenaran hal tersebut.

“Ada temuan, namun kita masih pendalaman,a�? aku Drs H Nur Rachmat, Kepala BNN Kota Mataram, kemarin (9/3).

Ia menuturkan, BNN Kota Mataram belum bisa memastikan permen empeng tersebut terindikasi narkoba. Namun sample permen telah dibawa ke laboratorium untuk pengujian.

Keberadaan permen tersebut kini masih dalam pengawasan BNN. “Kemungkinan dua atau tiga hari ini hasilnya keluar,a�? sambungnya

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa langsung melakukan penyitaan terhadap permen tersebut. Hal ini disebabkan belum ada kepastian permen tersebut mengandung narkoba. Seperti yang terjadi di Jakarta dan Surabaya, belum ada hasil laboratorium yang menyatakan permen tersebut mengandung narkoba.

a�?Kita tidak bisa semena-mena. Mereka hanya penjual kecil dan tidak tahu apa-apa,a�? tegasnya.

Meski begitu, pihaknya telah menurunkan tim pengawas untuk melakukan penyelidikan. Mereka tersebar di seluruh wilayah yang dinilai menjadi daerah sebaran permen tersebut.

Sementara terkait produksi, BNN sendiri masih belum bisa memastikan kemungkinan permen ini di produksi di Mataram. “Kita belum tau yah, tapi sudah ada di penjual dekat sekolah,a�? bebernya.

Rachmat melanjutkan, pihaknya belum bisa mengeluarkan larangan penjualan. Permen tersebut masih dibiarkan beredar. BNN Kota Mataram akan melakukan penindakan jika hasil uji terbukti mengandung narkoba.

Namun jika hanya mengandung bahan berbahaya, pihaknya akan menyerahkan kasus ini pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan pihak kepolisian. Sebab hal tersebut bukan ranah BNN untuk ikut melakukan penindakan. “Seandainya mengandung narkoba, kita langsung tindak lanjuti,a�? tukasnya.

Ia menambahkan, tahun lalu juga pernah terjadi kasus serupa. Hanya saja, hal tersebut diviralkan melalui sosial media (sosmed). Namun kenyataannya permen tersebut tidak mengandung narkoba ataupun bahan berbahaya. “Jadi tidak boleh kita menghakimi dulu sebelum terbukti,a�? tandasnya.

Terpisah, Lurah Pagesangan Ida Bagus Made Ariawan saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait temuan permen tersebut di wilayahnya. Namun ia mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Babinmaspol untuk memeriksa kebenaran temuan tersebut.

“Kita minta informasi dulu mengenai keadaan di lapangan,a�? ujarnya.

Ia menambahkan, jika hasil temuan tersebut nantinya terbukti pihaknya akan ikut menindaklanjuti. Namun sambil menunggu hasil uji laboratorium keluar, pihaknya akan melakukan pengecekan dan sosialisasi ke semua sekolah.

Dalam sosialisasi tersebut nantinya pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru. Mereka akan diminta untuk melakukan pengawasan penuh hingga saat pulang sekolah. “Jika terbukti maka kami kan segera tindak lanjuti,a�? tegasnya. (fer/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka