Ketik disini

Kriminal

Semua Korban Dugaan Pencabulan Laki-laki

Bagikan

MATARAM – Unit Cyber Crime Polda NTB membongkar perangkatA� elektronik milikA� BG (inisial, Red), warga Italia tersangka pelaku tindak asusila. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui jumlah korban, atas kejahatan yang diduga dilakukan.

Kasubdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, alat elektronik yang diperiksa timnya, terdiri dari laptop, kamera, dan telepon genggam milik BG.

a�?Masih kita lakukan pemeriksaan,a�? kata Darsono, kemarin (9/3).

Darsono mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan permintaan penyidik Ditreskrimum. Hal ini untuk mengetahui apakah foto-foto yang berada di dalam barang bukti tersebut, merupakan hasil aktivitas yang dilakukan tersangka atau tidak.

Hanya saja, untuk hasilnya, Darsono belum dapat membeberkannya. Dia mengatakan tim membutuhkan waktu untuk menelusuri satu per satu dokumen di dalamnya. Termasuk mencocokkan dengan apa yang diminta penyidik Ditreskrimum.

a�?Butuh waktu. Karena apa yang diminta penyidik, itu kita lakukan dalam penelusuran kita,a�? ujar dia.

Lebih lanjut, sejumlah file di dalam alat elektronik BG rupanya menggunakan Bahasa Italia. Apalagi diperkirakan ada ribuan foto. Ini juga yang membuat tim cyber crime membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penyelidikan itu.

a�?Semua pakai Bahasa Italia, jadi kita butuh penerjemah,a�? ungkapnya.

Terkait foto-foto yang ada di dalam alat elektronik BG, umumnya berupa foto anak-anak. Beberapa di antaranya terlihat tanpa mengenakan busana. Selain itu, Darsono memastikan bahwa seluruh foto anak berjenis kelamin laki-laki.

a�?Gak ada gambar cewek,a�? kata dia.

Sementara itu, penyidikan polisi atas tindak asusila yang diduga dilakukan BG baru memunculkan enam orang korban. Mereka pun telah memberikan keterangan kepada polisi.

Berbeda dengan kepolisian, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB telah mensinyalir jumlah korban mencapai 15 orang anak. Sembilan di antaranya telah di klarifikasi tim LPA NTB.

a�?Enam orang lainnya sudah kita ketahui juga namanya, tinggal nanti dilakukan pendampingan,a�? ujarnya.

Namun, lanjut Joko, jumlah korban kemungkinan besar akan semakin bertambah banyak. Jika merujukA� pada sejumlah foto anak yang ditemukan LPA NTB di laptop pelaku.

Dari sejumlah korban yang ditanya LPA, diperoleh keterangan bagaimana modus yang dijalankan pelaku. Kata Joko, setiap anak yang datang ke rumahnya, BG mengimingi-imingi mereka dengan pakaian, bebas bermain game, serta diberi uang saku. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka