Ketik disini

Politika

Lotim Butuh Pemimpin Cerdas

Bagikan

MATARAM – Selain bermanuver memperoleh dukungan partai politik, bakal calon bupati (bacabup) Lotim mulai menebar janji pada masyarakat. Salah satunya TGH Najammudin Mustofa. Dia menyebut Lotim membutuhkan pemimpin baru yang cerdas. Baik secara intelektual, emosional, dan spiritual. a�?Tiga hal ini yang harus dimiliki pemimpin Lotim ke depan,a�? kata politisi PKB ini, kemarin (9/3).

Pria yang kerap disapa Haji Najam ini menilai, pemimpin Lotim sebelumnya belum bisa melakukan pengentasan kemiskinan, meningkatkan daya beli, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan membuka lapangan kerja yang luas untuk masyarakat. a�?Sehingga dampak buruknya terjadi pada kualitas pendidikan dan kesehatan,a�? jelasnya.

Menurutnya, setelah dipelajari ternyata penyebab hal tersebut adalah tidak teralokasinya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan baik, benar, cepat, dan tepat.

Itu dibuktikan dengan Lotim hingga kini belum pernah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). a�?Terkecuali (mendapat predikat WTP, Red) dari BPK sebelum pemerintahan Lotim saat ini,a�? imbuhnya.

Menurut mantan ketua PKB NTB ini, keberhasilan pembangunan suatu daerah bukan diukur dari berapa banyak jalan, gedung-gedung yang dibangun. Melainkan tingkat kesejahteraan di wilayah tersebut.

Melihat kondisi itulah, dia membulatkan tekad dan niat akan menakhodai Lotim ke depan. Bahkan ia berjanji, jika diberikan kepercayaan dan amanah dari masyarakat, bakal memprioritaskan pembangunan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri, dan perdagangan. Mengingat warga Lotim sebagian besar memiliki mata pencaharian di sektor-sektor tersebut.

Terpisah, Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani menambahkan, hingga kini pihaknya belum membuka pendaftaran calon di Pilkada serentak NTB 2018. Namun pihaknya sudah menggandeng lembaga untuk melakukan survei mengenai tingkat elektabilitas, popularitas publik terhaadap bakal calon kepala daerah. Guna mengetahui seberapa besar kans yang dimiliki figur tersebut.

a�?Pekan ini sudah kita mulai survei,a�? terangnya.

Dari hasil survei itulah, sambungnya, PKB akan memutuskan arah dukungan. Meski begitu, sesuai arahan dan petunjuk dari DPP, partai akan memprioritaskan kader internalnya. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka