Ketik disini

Giri Menang Headline

Nama Kadis Baru Dicatut

Bagikan

GIRI MENANG – Momen pelantikan 10 pejabat baru eselon II di lingkup Pemkab Lombok Barat Selasa (7/3) lalu dimanfaatkan betul oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan kejahatan. Modusnya, oknum ini mencatut nama kadis baru terpilih oleh Bupati Lobar H Fauzan Khalid dalam mutasi tersebut.

Oknum itu meminta sejumlah bendahara SKPD untuk mentransferkan sejumlah uang. Dengan dalih sebagai anggaran proyek tertentu.

Sekda Lobar H Moch Taufiq menegaskan modus seperti itu sudah terjadi di provinsi dan banyak kabuapaten/kota di NTB. Paska mutasi, modus a�?kepala dinasa�? meminta uang kepada bendahara SKPD sering kali dilakukan.

Bahkan dirinya mengakui pernah mengalami hal serupa saat baru menjabat sebagai Kepala Bappeda. “Dulu pernah bendahara (Bappeda) saya diminta Rp 15 juta. Untungnya dia konfirmasi ke saya,a�? ungkap Sekda.

Ia pun mengimbau agar para bendahara SKPD maupun staf lainnya tidak langsung percaya jika ada telepon masuk meminta uang. Ia berharap dikroscek terlebih dahulu kebenarannya. “Jangan langsung dikasi,a�? pesannya.

Karena tidak mungkin, para pejabat yang baru dilantik 24 jam langsung meminta sejumlah uang. “Tumben terjadi kali ini di Lobar, Bendahara (SKPD) harus hati-hati,a�? pintanya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Lobar H Saeful Ahkam meminta agar kepala dinas yang baru segera berkoordinasi dengan para staf di masing-masing instansi yang dipimpin. Terutama bendahara SKPD yang memang menjadi sasaran operasi.

“Ini tren lama, memanfaatkan masa tunggu (kadis baru) satu hari dua hari. Kan kadis baru belum bertemu dengan staf,a�? terangnya.

Dari laporan yang masuk, baru dua bendahara SKPD yang mendapatkan telepon dari oknum yang bersangkutan. Yakni bendahara Dinas Sosial dan Bakesbangpol. Mereka diminta mentransfer sejumlah uang mengatasnamakan pimpinan baru di SKPD terkait.

Ahkam menegaskan, oknum yang meminta bukanlah orang dalam Pemkab Lobar. Selain tidak benar, pimpinan SKPD tidak pernah menyuruh bahkan mentolerir cara-cara seperti itu.

“Pihak Bakesbang sedang melakukan pelacakan oknum yang melakukan itu. Ini kriminalitas murni,a�? tegasnya.

Menurutnya, jika ada yang mendapat telepon meminta uang, sebaiknya melapor ke pihak berwajib, serta mengecek kebenarannya terlebih dahulu ke masing-masing pimpinan baru. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka