Ketik disini

Ekonomi Bisnis

OJK Optimis Keuangan Syariah Terus Tumbuh

Bagikan

MATARAMA�– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB optimistis industri keuangan syariah di NTB akan tumbuh positif. Meski begitu, pada 2017 ini OJK tidak menerima laporan mengenai adanya lembaga perbankan yang membuka sistem syariah.

“Yang terbaru ada Panin Dubai Syariah yang diresmikan Gubernur NTB pada akhir tahun lalu. Selain itu belum ada yang membuka dengan sistem syariah,” ujar Kepala OJK NTB Yusri kepada wartawan di Mataram.

NTB yang mayoritas berpenduduk muslim dinilai punya modal besar untuk pengembangan industri keuangan syariah. Pangsa pasar yang sangat besar itu diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh semua kalangan yang bergerak di sektor industri keuangan. Tidak terkecuali koperasi yang sudah sejak lama menggunakan konsep syariah.

Yusri menegaskan, keberadaan industri keuangan dengan konsep syariah ini tidak hanya menyasar masyarakat muslim. Tapi semua lapisan masyarakat yang memang merasa nyaman untuk menginvestasikan atau bertransaksi di industri keuangan berbasis syariah.

Menurut Yusri, koperasi syariah juga sangat berpotensi untuk diterapkan. Termasuk untuk mengakomodasi para petani dan nelayan di NTB. Dia membenarkan jika akses koperasi tidak serumit perbankan sehingga diyakini keberadaan koperasi syariah di NTB dapat membantu para petani dan nelayan.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD NTB Johan Rosihan menggagas koperasi syariah untuk para petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa. Ide itu mencuat saat politisi PKS itu menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Saat itu, banyak aspirasi yang dia terima baik dari para pedagang, petani, nelayan, dan peternak. Ada yang minta tambahan modal, yang nelayan minta bantuan mesin sampan, petani mita saprodi, dan peternak minta kambing dan sapi.

Johan menegaskan salah satu persoalan yang kerap melanda para petani adalah kesulitan memperoleh modal menjelang musim tanam tiba. Kebutuhan itu antara lain untuk membeli bibit, pupuk, termasuk operasional selama proses penanaman.A� (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka