Ketik disini

Headline Politika

Sama-sama Menguntungkan

Bagikan

MATARAM – Peta perpolitikan NTB jelang Pilgub 2018 kian menarik. Terutama pascakedatangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra H Prabowo Subianto ke NTB, khususnya Lombok Tengah. Ini menjadi sinyal kuat akan terjadi koalisi antara Gerindra dengan Golkar

Pengamat politik dari IAIN Mataram Agus menduga, sejak awal Suhaili sudah membangun komunikasi politik dengan Prabowo Subianto tentang politik di NTB. Kemudian, dijadikannya Praya sebagai lokasi kegiatan Gerindra kemarin merupakan langkah politik cerdas yang dilakukan Suhaili. a�?Luar biasa kecerdasan politik Suhaili, karena momentum ketemu Prabowo itu sangat langka,a�? katanya, kemarin (9/3).

a�?Dan Suhaili mengambil momentum itu,a�? tambah Agus.

Pada sisi yang lain, lanjutnya, Prabowo juga memiliki kepentingan politik untuk Pilpres 2019. Di mana Prabowo ingin mengulang kesuksesan suara di NTB. a�?Maka koalisi Golkar dan Gerindra saya kira akan sama-sama saling menguntungkan. Apalagi kemarin Suhaili secara blak-blakan mengatakan mendukung Prabowo dalam Pilpres 2019,a�? ujar mantan anggota komisioner KPU NTB ini.

Menyinggung kualitas koalisi ini adalah siapa yang akan diajukan Gerindra sebagai pasangan Suhaili, menurut Agus di posisi ini akan ada perdebatan serius. Ia melihat kedua partai ini sama-sama berambisi untuk memenangkan Pilgub NTB 2018. a�?Maka Gerindra harus selektif betul dalam memilih figur,a�? imbuhnya.

Jika koalisi partai ini terjadi, lanjut dia, maka basis pemilih terbesar mereka adalah Lombok Tengah. Dengan posisi Fathul Bahri selaku wakil bupati Loteng sekaligus kader Gerindra dukungan pemilih di Lombok Tengah pun semakin tampak jelas.

Menurutnya, koalisi kedua partai ini bisa panen raya suara di Loteng. Karena jumlah pemilih Loteng jumlahnya nomor dua setelah Lotim. Di mana jumlah pemilih di Loteng lebih dari 700 orang. a�?Diibantu oleh Pulau Sumbawa, saya kira dari hitungan matematika politik peluang menangnya terbuka,a�? katanya.

Tidak hanya itu, dari sisi dagangan politik, Loteng merupakan daerah paling strategis karena ada bandara dan KEK Mandalika. Artinya, Suhaili akan memanfaatkan betul KEK Mandalika sebagai produk politiknya nanti. Lantaran nilai tawar KEK Mandalika ini sangat tinggi dimata politisi pusat dan investor luar negeri. a�?Jika sumber daya politik ini dikelola maka akan menjadi energi politik luar biasa,a�? tandasnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Willgo Zainar mengatakan, Gerindra sedang memanaskan mesin partainya. Salah satunya dengan membuka pendaftaran bakal calon yang akan diusung. Namun pendaftaran ini dilakukan setelah Pilgub DKI Jakarta usai digelar. Karena Gerindra sedang fokus dengan perjuangan kursi nomor satu di DKI Jakarta. a�?Perkiraan bulan Mei, setelah Pilkada DKI Jakarta selesai,a�? katanya.

Dijelaskan, pendaftaran akan dilakukan secara terbuka dan luas. Baik seluruh figur dari kalangan partai politik, tokoh, dan internal partai sendiri. Dipilihnya mekanisme pendaftaran yang terbuka ini adalah hak politik bagi rakyat dan tokoh tanpa terkecuali. Meski memiliki elektabilitas tinggi tetap harus nmengikuti mekanisme pendaftaran.

Mengenai Bupati Loteng H Moh Suhaili FT, Willgo katakan menjadi salah satu kandidat yang menjadi pusat perhatian partai berlambang kepala burung garuda ini. Artinya, Gerindra sangat mengharapkan Suhaili bisa bersama dengan partai di bawah pimpinan Prabowo Subianto. Meski demikian, keinginan itu tidak bisa langsung dilakukan. Mengingat ada mekanisme pendaftaran tadi.

a�?Kita lihat yang paling besar peluangnya,a�? imbuh anggota dewan di Senayan ini.

Willgo berharap, pendaftar bakal calon melampirkan daftar riwayat hidup ditambah hasil survei elektabilitas. Sedangkan hasil dari seleksi pendaftaran diserahkan ke DPP untuk disetujui. a�?Pembukaan ini tidak hanya untuk pilgub saja, juga Lotim, Lobar, dan Kota Bima,a�? tutupnya. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka