Ketik disini

Praya

Dorong Partisipasi Warga lewat Program Begibung Kamtibmas

Bagikan

Beberapa hari lalu, Polres Lombok Tengah (Loteng) mulai melaksanakan program Begibung Kamtibmas. Tujuannya, untuk memasyarakatkan kepolisian dan membantu masyarakat.

***

a�?KepanjanganA� begibung tersebut yaitu, bersama, berbagi dan terhubung,a�? cetus Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SIK, kemarin (10/3) saat melaksanakan silaturahmi dengan sejumlah awak media massa di aula Polres Loteng.

Kata bersama, terang Kholilur memiliki makna berkumpul, bersatu padu dan kompak menjaga Kamtibmas dan membangun daerah. Ia mengaku, seberat dan sesulit apa pun pekerjaan, jika dikerjakan secara bersama-sama, maka akan terasa mudah.

Kemudian, makna berbagi yaitu, ikut membantu masyarakat yang kurang mampu, baik dari sisi ekonomi, keterbatasan ilmu pengetahuan dan pengalaman. Kepolisian pun berusaha hadir ditengah-tengah masyarakat, guna menjawab berbagai kekurangan yang ada. Kendati nilainya tidak seberapa, paling tidak bisa menciptakan perubahan.

Terakhir, kata Kholilur makna terhubung yaitu, bagaimana mencitpakan hubungan baik antar sesama. Perbedaan golongan, ras, agama dan sosial budaya, merupakan anugrah, bukan menjadi jembatan pemisah. Untuk itulah, lagi-lagi kepolisian hadir, guna menimimalisir perbedaan itu.

a�?Prinsipnya, kami ingin mengangkat kearifan lokal. Dengan menggunakan bahasa begibung, paling tidak masyarakat bisa menerima dan mensukseskan program kepolisian,a�? ujar Kholilur.

Program yang dimaksud yaitu, bagaimana masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna ikut menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing.A�A�A�A�A�A� Melalui program begibung itulah, jelas Kholilur polisi mulai melakukan pendekatan. Setiap minggu, polisi secara bergiliran mendatangi masyarakat desa/kelurahan.

a�?Insya Allah, semua desa/kelurahan akan kita datangi,a�? janji Kholilur.

Salah satunya menjawab keluhan warga soal prosedur pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Keluhan itu pun langsung dijawab, dengan melaksanakan program SIM masuk desa.A�A�A�A�A�A�A� a�?Kami bersyukur, program SIM masuk desa didukung penuh dari Polda NTB. Polda menurunkan mobil SIM kelilingnya. Lagi-lagi, Insya Allah semua desa/kelurahan akan kita datangi,a�? ujarnya.

Orang nomor satu di korps kepolisian Loteng itu pun berharap, agar seluruh awak media massa di Loteng ikut mendukung. Dengan cara, mempublikasikannya. Dengan begitu, masyarakat desa/kelurahan yang belum didatangi kepolisian, paling tidak mempersiapkan diri masing-masing. a�?Intinya, kita memiliki hubungan simbiosis mutualistik. Mari kita jaga dan tingkatkan,a�? seru Kholilur.(Dedi Shopan Shopian a�� Prayar2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka