Ketik disini

Praya

Hati-hati, Jalur Bandara Diyakini Banyak Hantu

Bagikan

PRAYAA�– Di beberapa titik, di sepanjang jalan utama Lombok International Airport (LIA) di Lombok Tengah (Loteng), dianggap paling rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selain ketidakpatuhan dalam berkendara sejumlah warga meyakini adanya mahluk halus yang kerap muncul di kawasanA� tersebut.

a�?Percaya atau tidak, saya serahkan semuanya kepada masyarakat. Yang penting, saat berkendara tetap berkonsentrasi saja,a�? kata tokoh spiritual, sekaligus budayawan Sasak Lalu Sara��i Bayan pada Lombok Post, kemarin (10/3).

Beberapa titik yang perlu diwaspadai tersebut, beber Miq Bayan-panggilan akrabnya- meliputi depan SMA dan Masjid Samsul Huda Desa Batujai. Kemudian, sepanjang jalan di Desa Labulia, wilayah Eat Bidang dan Batu Bolong Desa Ungga dan perbatasan Loteng dengan Lombok Barat (Lobar).

Kategori mahluk halusnya, kata Miq Bayan yaitu Jin. Biasanya, pandangan mata pengendara tiba-tiba berubah, terkadang terlihat jalan lurus, namun faktanya saluran irigasi. Terkadang juga muncul penampakan dalam bentuk hewan, bahkan jenis manusia.A� Untuk itulah, setiap pengendara yang melewati beberapa titik jalan utama bandara yang dimaksud, agar tetap berhati-hati dan tetap ingat kepada tuhan.

A�a�?Memang setiap bulan, bahkan minggu ada saja kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan utama bandara kita,a�? cetus Kasat Lantas Polres Loteng AKP Pratiwi Novinati, terpisah.

Namun, tekan Pratiwi jika dilihat dari sisi spiritual, wajar saja ada prediksi mahluk halus. Kendati demikian, ia tidak mau berspekulasi tentang, hal itu. Yang penting, pengendara mematuhi rambu lalu lintas. a�?Itu saja,a�? tekannya.

Dari hasil evaluasi Operasi Simpatik Gatarin, tambah Pratiwi kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendara itu sendiri. Mereka terkadang tidak mematuhi rambu lalu lintas.A�A�A�A�A�A�A� Terhadap mereka yang melanggar, kata Pratiwi tentu diberikan tindakan tegas, sesuai ketentuan Undang-undang lalu lintas. a�?Sekali lagi, terlepas yang namanya mahlus halus. Mari kita tertib berlalu lintas,a�? serunya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka