Ketik disini

Kriminal

Kasus Alkes Dihentikan atau Dilanjutkan?

Bagikan

MATARAM – Penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) Kota Mataram tidak berjalan mulus. Kasus yang masuk meja penyelidik Polres Mataram sejak 2015, hingga kini masih di tingkat penyelidikan. Padahal sejumlah pihak telah dimintai keterangan terkait pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) di 11 Puskesmas Kota Mataram ini, masih di penyelidikan.

a�?Alkes itu masih penyelidikan kita,a�? kata Kasatreskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah.
a�?Kalau masuk penyidikan pasti kita beritahu,a�? sambungnya.

Sebelumnya hasil Audit Investigasi (AI) dari Badan Pengawasan Pembangunan dan Keuangan (BPKP) NTB menemukan dugaan kerugian negara dalam proyek tersebut sebesar Rp 197 juta. Informas beredar menyebut Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram yang telah mengembalikan uang, sejumlah perhitungan AI BPKP NTB, yakni sekitar Rp 197 juta. Namun penyidik belum menyimpulkan apakah perkara akan dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan atau dihentikan.

a�?Itu nanti kita koordinasikan lagi dengan BPKP,a�? katanya.A�Proyek pengadaan alkes di 11 puskesmas ini berasal dari APBN 2014. Nilainya mencapai Rp 1 miliar lebih. Polisi menduga barang yang diterima puskesmas banyak yang tidak bisa digunakan karena dianggap tidak sesuai kebutuhan.

Alkes yang mangkrak ini berupa peralatan laboratorium dan perlengkapan untuk pemeriksaan gigi. Mengenai hal ini, penyidik sempat turun melakukan pengecekan fisik seluruh alkes yang diduga bermasalah.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka