Ketik disini

Kriminal

Tersangka Praperadilan, Polisi Bidik Tersangka Lain

Bagikan

MATARAM – Di tengah rencana praperadilan yang akan dilakukan Kepala Dusun (Kadus) Gili Trawangan Lukman, polisi terus mendalami kasus dugaan pungutan liar (pungli) A�di kawasan wisata tersebut. Kini penyidik mendalami dugaan keterlibatan pihak lain, selain Lukman.

Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, peluang ke arah pelaku lain tetap terbuka. Hanya saja, penyidik membutuhkan pendalaman untuk upaya tersebut.

a�?Tidak menutup kemungkinan. Apabila ada bukti lain, bisa mengarah pada tersangka lain,a�? kata Tri Budi.

Sementara itu, terkait rencana praperadilan yang akan dilakukan tersangka, penasihat hukum Lukman, Iskandar mengatakan materi gugatan telah rampung. Dia juga akan menemui penyidik terkait langkah hukum yang akan dilakukan kliennya.A�a�?Tadi (kemarin, Red) sudah ke penyidik, tapi rupanya ada rapat, jadi tidak sempat bertemu,a�? ujar dia, kemarin (10/3).

Rencananya, gugatan praperadilan akan ia daftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, pada Senin (13/3), pekan depan. Dia berharap langkah hukum tersebut akan membantu kliennya mendapatkan keadilan dalam perkara dugaan pungli di Gili Trawangan yang menjeratnya.

a�?Senin kita daftar ke PN, karena ini juga permintaan keluarga tersangka,a�? kata dia.A�Sedikit mengulas alasan pengajuan praperadilan, terkait langkah penyidik melakukan penangkapan terhadap kliennya. Sebab yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Saber Pungli, bukan kliennya.

Termasuk penerapan Pasal 12 huruf e di Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi untuk Lukman. Dalam pasal tersebut terdapat unsur pemaksaan. Sementara pungutan yang dilakukan kliennya dianggap A�dilakukan tanpa paksaan. Lukman mengklaim pungutan tersebut dilakukan atas kesepakatan pengusaha.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka