Ketik disini

Praya

Program SERGAP Mulai Digelar

Bagikan

PRAYAA�– Pemkab dan Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) mulai turun mensukseskan program Serap Gabah Petani (Sergap) yang digelar Bulog. Pelaksanaannya ditargetkan rampung sampai Mei mendatang.

a�?Program ini sebagai upaya menekan anjloknya harga gabah petani,a�? kata pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Loteng Lalu Wardihan Supriadi, Sabtu (11/3).

Harga gabah petani, tekan Wardihan sudah diatur dalam Inpres Nomor 5 Tahun 2015. Untuk gabah basah dihargai Rp 3.700 per kilo dan gabah kering giling Rp 4.650 per kilo. Tahun ini, produktifitas pertanian ditargetkan melebihi tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2015 lalu saja, mencapai 466 ribu ton.

a�?Kita bersyukur, karena daerah kita, menjadi salah satu sumber pangan nasional,a�? kata mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) tersebut.

Untuk mempertahankan dan meningkatkan produktifitas tersebut, kata Wardihan Dispernak telah memerintahkan seluruh petugas penyuluh lapangan (PPL) turun ke petani, melakukan tugas dan pendampingan.

a�?Alhamdulillah, tahun ini kita mulai melaksanakan pola tanam padi sesuai jadwal. Itu artinya, tidak ada yang kekurangan,a�? katanya.

Pola tanam itu, tambah Wardihan menjadi penentu stok pupuk, stok air irigasi dan stok obat-obatan. Jika pola tanamnya dilanggar, maka berpengaruh pada kualitas dan kuantitas pertanian. Begitu pula sebaliknya. a�?Yang penting, tugas dan fungsi PPL itu harus diperkuat. Itu saja,a�? kata Asisten II Setda Loteng Nasrun, terpisah.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka