Ketik disini

Giri Menang Headline

Pupuk Langka, Petani Resah

Bagikan

GIRI MENANG – Kelangkaan pupuk bersubsidi sejak dua minggu terakhir, membuat petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) resah. Alhasil, para petani yang seharusnya saat ini mulai bercocok tanam, terpaksa menunda kegiatannya. Beberapa petani yang sudah terlanjur menanam padi, bahkan terancam gagal panen.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Barat Muhammad Zaini mengatakan, kelangkaan pupuk bersubsidi, seperti Urea dan Phonska melanda petani di wilayah Kecamatan Gerung dan Kuripan. Seperti petani di Desa Babussalam, Tempos, Giri Sasak, dan Kuripan Selatan. Stok pupuk di masing-masing kelompok habis sejak beberapa hari lalu.A�a�?Mereka bingung mau cari pupuk kemana,a�? terangnya, kemarin (12/3).

Dikatakan Zaini, petani semakin kewalahan akibat stok pupuk bersubsidi di kios-kios pengencer setempat selama sepekan terakhir habis total. Pupuk bersubsidi yang habis tersebut di antaranya Urea, NPK phonska, SP 36, dan ZA.

Beberapa petani sudah menyampaikan kondisi itu ke masing-masing kepala desa. Ia berharap, Dinas Pertanian segera mencari jalan keluar. Dikhawatirkan jika dibiarkan berlarut, petani semakin merugi, bahkan terancam gagal panen. a�?Seharusnya Dinas Pertanian lebih pro aktif jangan dibiarkan seperti ini,a�? sesalnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Lobar yang baru saja dilantik sepekan yang lalu Ir H Muhur Zokhri belum bisa dikonfirmasi. Yang bersangkutan belum bisa memberikan tanggapan terkait hal ini. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka