Ketik disini

Sportivo

Casillas Lewati Maldini, Kasper De Javu

Bagikan

TURIN a�� Kalau ada yang dicatat dalam 16 besar Liga Champions kemarin adalah harumnya sosok kiper. Yakni Iker Casillas di bawah mistar FC Porto. Kedua Kasper Schmeichel, panjaga gawang Leicester City.

Kemarin (15/3) di Juventus Stadium, Iker Casillas harus ikhlas kalau timnya kalah 0-1 oleh Juventus. Gol tunggal Paulo Dybala yang lagi-lagi titik penalti pada menit ke-42 membuat Dragon, julukan Porto, tersisih dengan agregat 0-3 oleh Juventus.

Meski kalah namun Casillas kemarin ditahbiskan menjadi pemain dengan angka penampilan terbanyak di Liga Champions dengan 175 kali. Pemain yang dijuluki San Iker tersebut melampaui jumlah penampilan legenda AC Milan Paolo Maldini (174 kali).

Kepada Football Italia kemarin (15/3) Casillas mengatakan, timnya tidak mendapat ‘hak yang sama’ dari wasit. Pernyataan kiper 35 tahun itu jelas menyindir dua kemenangan Juventus di 16 besar ini yang didapatkan dengan jalan yang kurang lebih sama. Juventus melawan sepuluh pemain plus wasit menunjuk titik putih.

a�?Secara alamiah adanya kartu merah bagi tim kami pada dua pertandinganA� jelas mengubah semuanya. Saya tak bilang Juventus tidak layak maju ke fase berikutnya akan tetapi kartu merah serta penalti melimitasi kans kami,a�? tutur mantan kiper Real Madrid tersebut kepada Mediaset Premium.

Casillas yang kemarin ditundukkan oleh Dybala sempat melemparkan ‘teror verbal’ kepada pemain timnas Argentina itu. Dengan bercanda Casillas meminta Dybala menembak ke arah kanan.

a�?Saya berusaha membuat Dybala gugup, sehingga eksekusinya berada di arah yang sama ketika melawan kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma,a�? kata Casillas. Eksekusi penalti Dybala saat Juventus bertemu Milan di Supercoppa Italia Desember berhasil diblok Donnarumma dan membuat Milan kampiun Supercoppa Italia.

Dan sialnya seperti diberi bocoran maka Dybala menembak ke sisi kanannya sedang Casillas melompat ke arah sebaliknya.

Di sisi lain, kiper Leicester Kasper Schmeichel menjadi man of the match dalam pertemuan kedua versus Sevilla kemarin (15/3) . Kasper seperti de javu dengan sekali lagi mengeblok penalti pemain Sevilla.

Jika pada pertemuan kemarin sepakan mendatar Steven N’Zonzi ke arah kanan dihalau sempurna maka pada pertemuan pertama (23/2) sepakan Joaquin Correa yang dihadang kiper 30 tahun itu.

a�?Saya punya perasaan menebak kemana arah bola dan itu menjadi nyata. Ini pencapaian yang luar biasa bagi klub ini dan sekali lagi malam ini sangat indah,a�? ucap anak kiper legenda Manchester United Peter Schmeichel itu.

Dengan melaju ke perempat final, maka Kasper bermimpi kalau langkah timnya tak akan terhenti. Seperti jalinan dongeng dimana Leicester juara Premeir League musim lalu, Kasper berharap kisah manis itu berulang lagi di Liga Champions. (dra/jpg/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys