Ketik disini

Sportivo

Parah, Atlet Cedera, Emas Bisa Hilang

Bagikan

MATARAM – Lapangan GOR 17 Desember tak pernah sepi. Maklum, sarana olahraga ternama di NTB itu menjadi arena latihan rutin seluruh Cabang Olahraga (Cabor).

Sekarang GOR digunakan untuk latihan Mataram Soccer Academy (MSA), Persatuan Sepak Bola Sumbawa Barat (PSSB) ,A� klub Redwood, dan Pelatda Mayung 2017. Banyaknya Cabor latihan tersebut tidak diimbangi dengan jadwal yang teratur.

Kurang teraturnya jadwal itu mendapat sorotan dari Ketua KONI NTB Andy Hadianto. Dia yang mengontrol proses latihan atlet Pelatda Mayung terihat menggelengkanA� kepala. Karena, seluruh atlet Pelatda Mayung yang berlatih di lapangan tersebut merasa terganggu.

a�?Tentu dengan keadaan seperti ini, atlet yang latihan di sini tidak fokus,a�? kata Andy saat mengunjungi GOR 17 Desember, kemarin (15/3).

Menurut dia, tidak ada salahnya mereka latihan di GOR. Dia tetap mempersilakan siapa saja yang ingin latihan. Namun, jadwalnya harus diatur dengan baik, agar tidak terjadi bentrokan.

a�?Sekarang saja ada atlet atletik yang latihan, di satuA�A�sisi ada juga yang bemain bola. Ketika atlet berlari dan terkena bola, akibatnya nanti atlet bisa cedera. Ini kan parah. Medali emas kan jadi hilang nanti,a�? keluhnya.

Dia meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB selaku penanggung jawab agar segera mengatur ulang jadwal.a�?Kapan waktunya orang-orang umum bisa masuk lapangan. Kapan latihan main sepak bola. Itu harus dengan jelas tertera,a�? ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora NTB Hj Husnanidiaty Nurdin mengatakan, pihaknya akan mengatur ulang jadwal terkait penggunaan Lapangan GOR 17 Desember. Sejauh ini, kata dia, KONI NTB belum menyerahkan jadwal terkait penggunaan GOR.

a�?Kita hanya mendapatkan disposisi dari Gubernur untuk penggunaan sarana olahraga yang akan digunakan KONI NTB untuk pelaksanaan Pelatda Mayung 2017,a�? jelasnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka