Ketik disini

Tanjung

Polres KLU Gandeng Inspektorat

Bagikan

TANJUNG – Tim Saber Pungli Lombok Utara akan berkoordinasi dengan Inspektorat. Ini dilakukan untuk memeriksa laporan keuangan dari pintu masuk objek wisata air terjun Sendang Gile. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di lokasi tersebut.

Ketua Tim Saber Pungli Lombok Utara Kompol Teuku Ardiansyah mengungkapkan saat ini kasus OTT di Senaru tersebut masih belum P21. Menurutnya masih ada beberapa tambahan yang diperlukan termasuk melakukan audit terkait laporan keuangan di pintu masuk tersebut. ”Untuk audit ini kita sudah koordinasi dengan Inspektorat Lombok Utara,” ujarnya, kemarin (15/3).

Untuk diketahui, dalam kasus OTT di pintu masuk Sendang Gile ini, Polres KLU sudah menetapkan satu orang tersangka yakni RM (inisial, Red), PNS yang bekerja di Disbudpar Lombok Utara. Ditambahkan Teuku, untuk tindak lanjut kasus pungli Senaru juga akan dilakukan koordinasi dengan Kejari Mataram. Karena dari informasi yang beredar ada surat edaran dari pusat terkait besaran jumlah pungli.

Di mana jika memang pungli jumlahnya kecil maka tim akan memberikan masukan kepada bupati untuk menindak tersangka yang berstatus PNS ini. Tetapi jika jumlahnya besar, kasus tetap dilanjutkan. ”Ini yang masih kita cek surat edarannya. Apakah benar atau tidak,” tandasnya.

Teuku juga belum memastikan berapa batasan nominal yang dimaksud kecil dan besar tersebut. Karena surat edaran yang memuat hal tersebut belum dilihat secara langsung. ”Biar ada pegangan kita akan tunggu surat edaran itu,” katanya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka