Ketik disini

Metropolis

Royalti Mataram Mall Naik 10 Persen?

Bagikan

MATARAMA�– Baru-baru ini dikabarkan ada pertemuan kembali antara PT Pasific Cilinaya Fantasy (PT PCF) dengan Pemerintah Kota Mataram yang diwakili Sekda. Pertemuan itu kabarnya membahas beberapa poin adendum yang akan menjadi acuan kerja sama PT PCF dengan Pemerintah Kota Mataram.

a�?Secara substansi (PT PCF) sudah sepakat terkait besarnya royalti,a�? kata Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito.

Dan pihak PT PCF sejak tahun 2016, sudah mulai membayar sesuai kesepakatan sebesar Rp 300 juta. Hanya saja, meski belum melakukan tanda tangan adendum baru, ada beberapa poin pembahasan krusial yang disebutkan Eko masih ingin dipelajari pihak PT PCF bersama lawyersnya.

a�?Ada juga opsi setiap tahun (royalti) naik 10 persen,a�? terangnya.

Poin inilah yang diperkirakan masih dalam perdebatan. Eko juga mengatakan PT PCF saat ini ingin mendetailkan opsi ini bersama lawyersnya. Selain itu, ada poin-poin yang lain yang diperkirakan belum mencapai kata sepakat antara pemkot dengan PT PCF.

“Minggu depan akan ada pembahasan kembali, belum final masih di pelajari. Tinggal beberapa item yang memang butuh pemahaman bersama,a�? sambungnya.

Sekali lagi, Eko menegaskan, item yang dimaksud bukan soal royalti Rp 300 juta. Tetapi poin-poin lainnya yang tertuang dalam adendum yang baru. Tidak hanya terkait rencana ada peningkatan 10 pesen setiap tahun, tetapi Eko juga mengungkapkan rencana ada peninjauan adendum setiap tiga tahun sekali.

a�?Itu (adendum) akan kita tinjau setiap tiga tahun sekali. Ini masih dipelajari, hanya redaksi, pasal dan item, cuma itu saja,a�? jawabnya.

Rencana-rencana yang akan dituangkan dalam adendum baru, sifatnya masih belum final. Masih akan ada pembahasan lebih lanjut. Termasuk mendengar pendapat dari pihak PT PCF terkait masukan baru untuk poin klausulnya.

a�?Dia (PT PCF) kan butuh pemahaman bersama, jadi akan di terjemahkan dulu secara hukum. Ya mungkin untuk menghindari ada interpretasi lain jadi harus menggunakan lawyersnya,a�? terangnya.

Poin yang juga diusulkan Pemkot untuk mengisi poin di dalam adendum yakni pembentukan tim independen untuk melakukan penilaian.

Tim independen inilah yang secara berkelanjutan setiap tahun melakukan penilaian berapa kenaikan royalti Mataram Mall.

a�?Itu dia yang besok akan kita tawarkan pembentukan tim independen,a�? terangnya.

Sementara itu, General Manager Mataram Mall Teddy Saputra, saat dihubungi via telpon malah mengaku tidak tahu tentang pertemuan ini. “Tidak ada (pembahasan adendum),a�? jawab Teddy.

Ia bahkan mempersilakan koran ini menanyakan langsung pada Sekda terkait informasi yang disampaikannya. a�?Coba ditanya pada pak Sekda (apa maksud yang disampaikan itu),a�? tutupnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys