Ketik disini

Headline Sumbawa

Jaksa Ragukan Teguh Sakit

Bagikan

SUMBAWA– Kejaksaan Negeri Sumbawa, melakukan pemanggilan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi kasus rumah adat KSB, Teguh Maramis. Namun, sudah dua kali dipanggilan ini tidak dihadiri oleh tersangka.

Tersangka beralasan dalam kondisi sakit. Namun, jaksa meragukan keterangan sakit tersangka. Sebab menurut dokter yang menanganinya menyatakan bahwa tersangka tidak sakit usus buntu.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sumbawa Anak Agung Raka PD mengatakan, pihaknya sudah melayangkan panggilan ketiga terhadap Teguh Maramis, kemarin (16/3). Dalam panggilan pertama dan kedua dia tidak datang karena beralasan sakit. Dia juga sudah mengirimkan surat hasil rontgen dan rawat inap.

”Di keterangan rawat inap itu dia terkena usus buntu. Terus hasil rontgen itu tidak ada keterangan usus buntu,” ujarnya kepada wartawan.

A�Raka mengungkapkan, dia sudah mencoba menghubungi tersangka via telepon tapi tidak diangkat. Karena itu, tersangka akan dipanggil melalui surat panggilan ketiga. Mengingat, semua target kasus koripsi harus ditingkatkan ke penuntutan Maret ini.

”Kalau dia tidak hadir juga maka kami akan koordinasi dengan Kejari Tuban. Tapi tetap menunggu perintah atau arahan dari kajari apa yang kita harus lakukan,” tegas Raka.

A�Untuk diketahui, selain Teguh Maramis, kejaksaan juga sudah lebih dulu menetapkan tersangka lain dalam kasus ini, yakni Yahya Soud. Saat ini, Yahya Soud sudah menjalani persidangan dan masa hukumannya. Untuk tersangka Teguh Maramis, saat ini masih dalam proses penyidikan.

A�Pembangunan rumah adat milik Pemerintah KSB ini dianggarkan Rp 2 miliar. Persoalan muncul setelah proyek tersebut mangkrak menyusul adanya pemutusan kontrak kerja secara sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Pemutusan kontrak ini dilakukan karena kontraktornya diduga kabur. Rumah adat itu dikerjakan PT AS selaku pemenang tender. Rekanan itu hanya merealisasikan pekerjaan 5,4 persen. Tapi PT AS diinformasikan telah menerima dana sebesar Rp 500 juta dari keseluruhan nilai kontraknya. (run/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka