Ketik disini

Selong

Pemkab Diminta Lebih Teliti

Bagikan

SELONG – Direktur Lingkaran Masyarakat Madani Akhmad Roji meminta Pemkab Lotim belajar dari kegagalan lelang yang terjadi pada proyek pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji. Sebelum menentukan pemenang, peserta lelang harusnya diperiksa satu demi satu kemampuannya. “Harus detail dan mendalam,” sarannya.

Gagalnya pengerukan Labuhan Haji dianggap menjadi catatan buruk pemerintah. Kalau saja Unit Lelang Pemerintah (ULP) cerdas mengambil langkah, ia yakin hal itu tak akan terjadi. ULP seharusnya mampu membaca itu sedari awal. Melihat dan menganalisa perusahaan yang mengikuti lelang secara mendalam harus dilakukan. “Saya berpendapat pemerintah kurang hati-hati dan tak cerdas memilih pemenang,” sindirnya.

Atas kondisi tersebut, wajar pemerintah menjadi sorotan bahkan disalahkan. Padahal jika bisa rampung, Labuhan Haji diharap bisa memberi dampak ekonomi luas pada masyarakat Lotim. Dia meminta jika tender ulang dilakukan tahun ini ia berharap panitia lelang melakukan verifikasi dengan ketat. “Jangan lagi dibodohi makelar-makelar,” kritiknya.

Kadis PUPR Lotim Tomi Satria mengatakan yang bisa dilakukan kini adalah memproses pengembalian uang muka 20 persen yang sudah disetorkan pemerintah. Terkait tender ulang, ia belum bisa memastikannya. Dia yang saat proses ini dimulai menjabat Kepala ULP Lotim juga enggan mengomentari penyebab kegagalan tender dan sorotan yang ditujukan padanya. “Sekarang kita fokus proses pengembalian itu dulu,” jawabnya singkat. (yuk/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka