Ketik disini

Tanjung

Petani Kayangan Terancam Gagal Panen

Bagikan

TANJUNGA�– Sejumlah petani di Kecamatan Kayangan mengeluh. Ini karena tanaman mereka terancam gagal panen. Bahkan A�sudah ada beberapa petani yang gagal panen. a�?Ini terjadi di beberapa wilayah di Kayangan. Kebanyakan petani padi dan jagung yang mengalami,a�? ungkap Ketua Barnas PD Lombok Utara Hamdan, kemarin (17/3).

Dijelaskan, gagal panen disebabkan karena saat ini banyak tanaman yang terserang penyakit. Selain itu, kemungkinan hasil panen akan menurun.

Menurutnya, hal ini diyakini disebabkan persoalan yang kerap terjadi. Seperti bibit yang diberikan tidak sesuai kondisi, pengaturan awal tanam serta distribusi obat-obatan yang selalu terlambat. a�?PPL kurang aktif hanya menunggu laporan dari petani. Seharusnya sejak proses awal sudah didampingi agar tidak terjadi seperti ini,a�? tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lombok Utara Melta yang dikonfirmasi mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan berapa luas lahan petani yang mengalami gagal atau terancam gagal panen.

Selain itu, pihaknya mensinyalir penyebab gagal panennya sejumlah petani dikarenakan cuaca yang tidak menentu. Di mana pada tahun sebelumnya bulan Maret dan April hujan sudah terjadi, tetapi tahun ini musim hujan masih belum terjadi dan merata. a�?Akhir Maret itu biasanya ada yang panen. Jadi jagung yang betul-betul membutuhkan air tetapi airnya tidak tersedia,a�? katanya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan petani menyediakan beberapa sumur bor di daerah-daerah yang belum memiliki. Melta juga mengklaim saat ini sudah ada sekitar 200 sumur bor. a�?Cuma karena sekarang ini biaya operasional yang sulit,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka