Ketik disini

Metropolis

Lahan Sempit, Produktivitas Tinggi

Bagikan

MATARAM – Lahan pertanian di Kota Mataram, dari tahun ke tahun makin berkurang. Tahun ini, luas lahan pertanian di Kota Mataram kurang dari 2 ribu hektare (ha). Lebih tepatnya 1800 ha. Hanya saja, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh optimis, para petani di kota Mataram, masih bisa berproduktivitas tinggi.

a�?Tingkat produktifitas para petani kita paling tinggi di NTB,a�? puji Ahyar.

Apalagi dengan telah diluncurkannya program Subsidi Langsung Pupuk (SLP) dan pembagian kartu tani. Ia berharap, ini dapat memberi kelanjutan dari kegiatan yang sama, pada 19 Oktober tahun lalu. Ahyar berpesan distribusi pupuk nanti harus tepat sasaran.

a�?Semoga di tahun mendatang bisa bertambah jumlah petani penerima subsidi,a�? harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Muttawali mengatakan, dalam sosialisasi SLP kemarin, juga dilaunching Kartu Tani. Tahun ini, jumlah petani yang berhak menerima Kartu Tani sebanyak 276 orang.

a�?Saya yakin ini bisa menghemat subsidi pemerintah dan juga tidak akan bisa disalahgunakan oleh pihak tertentu,a�? kata Mutawali.

Lebih jauh ia memaparkan, ketersediaan pupuk Kota Mataram tahun ini cukup memadai. Dengan rincian pupuk urea tersedia, 1.294 ton, SP36 321 ton, NP4 448 ton, Organik 204 ton, dan ZA 51 ton. Sedangkan yang sudah disalurkan untuk pupuk urea sekitar 215 ton dan pupuk lain sekitar 75 ton.

a�?Untuk harga pupuk subsidi, disesuaikan dengan HET, sehingga tidak akan meresahkan para petani yang tidak mendapatkan Kartu Tani,a�? terangnya.

Pemberian Kartu Tani berjalan lancar. Lima warga ditunjuk menerima secara simbolik di Kecamatan Sekarbela.

Pada acara tesebut hadir juga, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Taukhid, Kepala Pusat Kebijakan APBN Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Rofiyanto Kurniawan dan Kepala SKPD lingkup Kota Mataram. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka